Suara.com - Vaksinasi Covid-19 terbukti mampu memberikan perlindungan bagi pasien dari keparahan dan kematian. Bahkan, pada usia lansia sekalipun.
Salah satu contohnya ialah yang dialami oleh peserta program vaksinasi tertua di Idonesia Eddy Yoshawirja yang berhasil sembuh dari Covid-19 di usia 100 tahun.
"Vaksin Covid-19 ini sangat menolong, vaksin ini adalah penyelamat ayah saya saat terkena Covid-19," kata sang anak Benny Yoshawirja saat hadir mendampingi Eddy Yoshawirja secara virtual dalam Forum Diskusi yang diselenggarakan KPCPEN dikutip dari ANTARA, Jumat, (13/8/2021).
Benny mengatakan sang ayah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit karena terkonfirmasi positif Covid-19 pada 22-25 Juni 2021 berdasarkan hasil observasi yang dilakukan tim laboratorium di salah satu rumah sakit swasta.
Awal mula sang ayah terkonfirmasi positif Covid-19 diketahui keluarga berdasarkan gejala batuk yang dideteksi seorang dokter RS Borromeus, Bandung, Jawa Barat, saat berkunjung untuk memantau perawatan rutin Eddy di rumah.
"Kebetulan ada dokter yang setiap dua bulan sekali datang ke rumah, lalu melihat kondisi ayah saya kurang sehat dan batuk," katanya.
Saat itu juga pihak keluarga sepakat untuk membawa Eddy menjalani tes swab di rumah sakit. Tidak lama berselang, tim medis rumah sakit mengonfirmasi kepada keluarga bahwa hasil tes cepat menyatakan Eddy reaktif Covid-19.
Benny mengatakan sang ayah langsung menjalani perawatan intensif dengan cara diinfus serta menggunakan alat bantu pernapasan di ruang gawat darurat.
"Kita bawa ke rumah sakit dan langsung diinfus selama dua hari. Tapi yang namanya orang tua terkadang suka tidak betah memakai alat bantu pernapasan. Kadang kalau malam masih suka minta dilepas," katanya.
Baca Juga: Masuk Mal Kini Harus Scan Barcode Pedulilindungi, Begini Caranya
Menurut Benny saturasi oksigen sang ayah selalu stabil di atas angka 90 serta tidak memiliki gejala Covid-19 yang berat. Atas dasar pertimbangan itu, keluarga memutuskan untuk merawat Eddy di rumah.
"Kami ada pertemuan dengan keluarga dan kami semua diswab dan dinyatakan aman (tidak tertular Covid-19)," katanya.
Sekitar dua pekan menjalani isolasi mandiri, kata Benny, sang ayah mulai menunjukkan kondisi kesehatan yang semakin membaik. "Kami lihat kondisi kesehatannya mulai normal, berarti vaksin sudah efektif. Per tanggal 2 Juli, kita cek darah lagi, hasilnya normal," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak