Suara.com - Bekerja terlalu lama, hingga lebih dari delapan jam sehari, bisa berdampak buruk pada kesehatan tubuh Anda. Jam kerja yang terlalu panjang dapat meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti diabetes, kanker, dan juga jantung.
Bagi Anda yang tak bisa menghindari jam kerja panjang karena beban pekerjaan yang banyak, coba lakukan 4 hal berikut ini, seperti yang dilansir dari Hindustan Times.
1. Istirahat selama 30 menit
Ketika Anda benar-benar fokus pada apa yang dilakukan, termasuk pekerjaan, Anda harus mengambil jeda untuk beristirahat. Kalau tidak, bisa berdampak membahayakan bagi tubuh.
Jika saat ini Anda bekerja dari rumah, lakukan kegiatan fisik di tengah-tengah waktu kerja. Duduk sepanjang waktu bisa meningkatkan risiko penyakit kronis, mulai dari obesitas, kolestrol tinggi, diabetes, dan tekanan darah. Ambillah waktu istirahat sebentar selama 30 menit. Istirahat yang cukup bisa menyelamatkan Anda dari banyak masalah kesehatan.
2. Berjalan
Berjalan sangat bermanfaat untuk kesehatan fisik Anda. Dan ini bisa Anda lakukan di tengah-tengah pekerjaan yang sedang dilakukan. Berjalan kakimemberi manfaat dalam meningkatkan kesehatan otot dan persendian, serta meningkatkan sirkulasi darah.
3. Bekerja sambil berdiri
Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang duduk selama lebih dari delapan jam sehari tanpa aktivitas fisik, memiliki risiko kematian yang sama seperti penyakit obesitas dan merokok.
Solusi terbaik untuk Anda yang kerap duduk lama adalah dengan menggunakan meja berdiri. Ini akan memaksa Anda bekerja sambil berdiri, dan membantu Anda membakar lebih banyak kalori jika dibandingkan bekerja sambil duduk.
4. Olahraga
Ketika Anda terus duduk di belakang meja tanpa melakukan aktivitas fisik seperti olahraga, dampaknya bisa berbahaya bagi kesehatan Anda. Ambillah waktu sebentar untuk berolahraga, misalnya latihan treadmill atau peregangan selama di rumah.
Baca Juga: Masih Kerja 55 Jam Seminggu? Awas Tingkatkan Risiko Kematian Dini
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS