Suara.com - Melakukan isolasi mandiri atau isoman membutuhkan persiapan khusus. Itu dilakukan agar isoman bekerja lebih efektif,baik untuk pasien tanpa gejala (10 hari isolasi mandiri) maupun bergejala ringan-sedang (10+3 hari).
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Jeffri Aloys Gunawan mengungkap, hal penting yang perlu dipersiapkan saat isolasi mandiri adalah masalah logistik dan medis.
"Isoman perlu waktu cukup lama. Tidak bisa dilakukan tanpa persiapan," kata dokter Jeffri dalam Instagram Live bersama Good Doctor dan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) belum lama ini.
Pertama, siapkan kebutuhan pokok seperti makan, minum, cuci baju, dan lain-lain. Kedua, persiapkan juga alat pemeriksaan medis dasar seperti alat saturasi, suhu tubuh, dan tanda-tanda vital lainnya.
Isoman juga sebaiknya dilakukan sendiri, tidak serumah dengan anggota keluarga yang lain. Tapi bila terpaksa tetap serumah, sebisa mungkin harus terpisah dan sebisa mungkin menggunakan kamar mandi yang berbeda.
Selain itu, dokter Jeffri juga lebih menyarankan melakukan isoman di tempat isolasi terpusat. Jika melakukan isolasi di rumah bersama keluarga, maka riskan anggota keluarga yang lain terpapar virus yang sama.
Ditambahkan dokter Jeffri, sebenarnya yang boleh melakukan isoman hanyalah mereka yang tidak bergejala atau bergejala ringan saja.
"Mereka yang bergejala sedang, jadi tidak cuma demam atau batuk ringan, tapi juga ada napas berat atau sesak, apalagi bila disertai penurunan saturasi oksigen (<93 persen), sebaiknya diperiksakan ke rumah sakit," jelas dia.
Apa itu gejala sedang? Gejala sedang adalah perbatasan antara gejala ringan ke berat. Pada pasien seperti ini, lanjutnya, bila dilakukan foto toraks biasanya sudah ada gambaran infeksi paru sehingga harus dirawat di rumah sakit.
Baca Juga: Sekolah Tatap Muka di Kota Cimahi Diizinkan, Catat Tanggalnya
Karena, kalau sudah ada pneumonia perlu terapi yang lebih agresif, yang diberikan via infus, dan pemantauan pun harus lebih ketat. Jadi, kata dia, berkonsultasilah ke dokter, terutama bagi yang mengalami gejala.
Head of Medical Management Good Doctor Technology Indonesia (GDTI), dr. Adhiatma Gunawan menjelaskan karena alasan inilah selama isolasi mandiri pasien disarankan tetap terhubung dengan tenaga medis seperti layanan telemedicine.
Good Doctor selaku penyedia layanan kesehatan berbasis teknologi, sudah mengeluarkan Panduan Isolasi Mandiri yang sangat lengkap dan masyarakat bisa mengaksesnya dengan mudah.
"Panduan sudah sangat lengkap, dikurasi oleh dokter, dan selalu kita perbarui dengan perkembangan terbaru. Selama isolasi mandiri pasien disarankan tetap terhubung dengan tenaga medis, melalui telemedicine," ujar dokter Adhiatma.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan