Suara.com - Meredanya kasus Covid-19 di sejumlah provinsi di China membuat Hong Kong siap melonggarkan perbatasan.
Jika sebelumnya penduduk yang datang dari China daratan dan Makau diwajibkan melakukan karantina 14 hari, kini kebijakan tersebut ditiadakan.
Sebagai gantinya, penduduk dari China daratan dan Makau yang ingin masuk ke Hong Kong wajib menunjukkan bukti vaksinasi dan surat keterangan negatif Covid-19.
Pernyataan ini disampaikan oleh Pemimpin Hong Kong Carrie Lam yang mengatakan pemerintah Hong Kong akan mengizinkan hingga total 2.000 penduduk dari China daratan dan Makau untuk memasuki kota pusat keuangan itu setiap hari.
Lam yang didukung Beijing telah berulang kali mengatakan pembukaan kembali perbatasan dengan China daratan adalah prioritasnya daripada meningkatkan perjalanan dengan wilayah lain di seluruh dunia.
Prioritas itu ditetapkan meskipun ada peningkatan seruan untuk melonggarkan pembatasan kedatangan dari tempat-tempat lainnya, seperti Eropa dan Amerika Serikat.
Mulai 8 September, Lam mengatakan penduduk Hong Kong akan diizinkan untuk kembali ke kota itu dari China daratan atau Makau tanpa menjalani karantina, asalkan mereka tidak datang dari daerah-daerah dengan risiko COVID-19 tinggi.
Pemerintah Hong Kong telah menghadapi tekanan yang meningkat dari kelompok lobi bisnis untuk membuka perbatasan atau berisiko kehilangan para eksekutif dan investasi.
Aturan pembatasan telah mendorong para ekspatriat dan staf China untuk kembali ke tempat asal mereka masing-masing, kata seorang manajer baru-baru ini kepada Reuters.
Baca Juga: Wajib Masuk Watchlist, 4 Rekomendasi Drama Asia Baru yang Penuh dengan Pelajaran Hidup
Para pejabat mengatakan tingkat vaksinasi Hong Kong perlu jauh lebih tinggi untuk dapat bersantai (membuka perbatasan internasionalnya) dengan cara yang aman.
Sekitar 60 persen populasi Hong Kong telah menerima satu dosis vaksin COVID-19. Namun, tingkat vaksinasi untuk orang tua di Hong Kong, termasuk yang terendah di dunia karena kekhawatiran tentang keamanan vaksin.
Hong Kong telah mencatat total sekitar 12.000 kasus virus corona dan 212 kematian akibat COVID-19, dan angka itu jauh lebih rendah daripada banyak kota maju lainnya.
Berita Terkait
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Purbaya Mau ke China & Inggris Minggu Depan demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah
-
Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi
-
Kabar Baik untuk Eksportir, BI dan China Perluas Transaksi Rupiah - Yuan Tanpa Dolar AS
-
Dibalik Estetika yang Memanjakan Mata, Another World Mengajarkan Cara Berdamai dengan Masa Lalu
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?