Suara.com - Media sosial memang menjadi hiburan. Namun di sisi lain, media sosial juga menimbulkan efek buruk kesehatan mental.
Melansir dari Independent, berikut adalah lima cara media sosial dapat memengaruhi kesehatan mental, antara lain:
1. Insecure
Kita semua memiliki rasa insecure yang wajar. Namun, membandingkan diri Anda dengan orang lain di media sosial dengan stalking foto Instagram mereka yang estetis sempurna bisa berefek pada mental Anda.
"Ketika kita memperoleh rasa berharga berdasarkan standar orang lain, kita menempatkan kebahagiaan kita dalam variabel yang sepenuhnya di luar kendali kita," Dr Tim Bono, penulis When Likes Aren't Enough menjelaskan di Healthista.
2. Koneksi manusia berkurang
Sebagai manusia, sangat penting bagi kita untuk dapat berkomunikasi dan menjalin hubungan pribadi satu sama lain.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology yang menilai 5.208 subjek menemukan bahwa secara keseluruhan, penggunaan Facebook secara teratur berdampak negatif pada kesejahteraan individu.
3. Masalah Tidur
Baca Juga: Bupati Meranti Resmi Laporkan Akun Medsos, Unggahannya Singgung Banser
Tidur yang cukup adalah hal yang sangat penting. Namun, banyak dari kita menggunakan ponsel menggulir media sosial sampai kesulitan tidur.
"Kecemasan atau kecemburuan dari apa yang kita lihat di media sosial membuat otak tetap waspada, mencegah kita tertidur," jelas Dr Bono.
Selain itu, cahaya dari perangkat seluler kita yang hanya beberapa inci dari wajah kita dapat menekan pelepasan melatonin, hormon yang membantu kita merasa lelah.
4. Masalah perhatian
Bukan hanya otak bawah sadar Anda yang perlu Anda khawatirkan, tetapi juga sejauh mana otak Anda mampu berkonsentrasi penuh saat Anda terjaga.
"Media sosial telah menyediakan sarana untuk terus memberikan godaan hiburan instan yang mudah diakses," kata Dr Bono.
Jika tidak dapat tidak memeriksa ponsel Anda setidaknya selama beberapa menit, Anda sebaiknya berlatih melatih tekad Anda sesekali.
5. Masalah kesehatan mental
Media sosial tidak hanya terbukti menyebabkan ketidakbahagiaan, tetapi juga dapat menyebabkan berkembangnya masalah kesehatan mental seperti kecemasan atau depresi jika digunakan terlalu banyak atau tanpa hati-hati.
Pada bulan Maret 2018, dilaporkan bahwa lebih dari sepertiga Generasi Z dari survei terhadap 1.000 orang menyatakan bahwa mereka berhenti dari media sosial untuk selamanya, sebanyak 41 persen menyatakan bahwa platform media sosial membuat mereka merasa cemas, sedih, atau tertekan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026