Suara.com - Banyak perempuan kerap mengeluh mengalami polycystic ovarian syndrome (PCOS). Seperti banyak diketahui, PCOS adalah gangguan endokrin paling umum pada perempuan yang ditandai dengan ketidakseimbangan hormon.
Tapi, tahukah kalau ada sejumlah rempah dan herbal yang mampu membantu mengatasi PCOS pada perempuan? Dilansir dari Healthshots, konsultan dokter kandungan dan ginekolog, Motherhood Hospital, Dr Swati Gaikwad, mengatakan, rempah dan herbal.
Tapi, sebelum memasukkan rempah-rempah penting untuk konsultasi dengan ahli yang akan merekomendasikan jumlah yang tepat. Berikut ini rempah yang dipercaya dapat membatu mengatasi PCOS>
1. Kayu Manis
Kayu manis memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-diabetes. Sehingga dapat menurunkan gula darah dan kolesterol serta meningkatkan sensitivitas insulin pada perempuan dengan PCOS.
Dr Gaikwad mengatakan, “Kayu manis, juga dikenal sebagai Cinnamomum Zeylanicum, dapat bermanfaat dalam mengelola kadar gula darah, meningkatkan kesuburan dan sensitivitas insulin, dan mengatur menstruasi pada perempuan dengan PCOS.”
2. Kemangi (Tulsi)
Tulsi adalah ramuan yang sangat baik untuk PCOS. "Ini sarat dengan sifat anti-androgenik, antioksidan, dan anti-inflamasi dan mengontrol androgen yang menyebabkan pertumbuhan rambut wajah yang berlebihan dan jerawat, dan menurunkan kadar gula darah," kata Dr Gaikwad.
3. Kunyit
Baca Juga: Jarang yang Tahu, 10 Rempah dan Herbal ini Bisa Bantu Turunkan Berat Badan
Sesuai Ayurveda, kunyit membantu meningkatkan kekebalan dan bahkan memiliki sifat penyembuhan yang luar biasa. Bumbu kuning-oranye ini memiliki beberapa manfaat PCOS karena dapat membantu mengurangi gejala menstruasi tidak teratur, jerawat, penambahan berat badan, kelelahan, dan bahkan dapat menyelesaikan masalah tidur Anda.
Dr Gaikwad mengatakan, "Ini adalah anti-inflamasi di alam dan mengandung senyawa yang disebut kurkumin yang dapat membantu dalam mengatasi resistensi insulin, kadar gula darah tinggi, dan meningkatkan HDL atau kadar kolesterol baik pada perempuan dengan PCOS."
4. Fenugreek
Pasien PCOS memiliki kadar insulin yang tinggi karena tetap tidak digunakan dalam tubuh, meningkatkan kadar gula darah. Mengkonsumsi biji fenugreek atau methi akan membantu menjaga kadar insulin normal, yang juga membantu menurunkan berat badan.
Rendam biji methi semalaman dan minum tiga kali sehari dengan perut kosong di pagi hari dan lima menit sebelum makan siang dan makan malam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus