Suara.com - Konsumsi alkohol berlebih sangat erat kaitannya dengan peningkatan terjadi demensia. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Lancet menyebutkan bahwa selain meningkatkan 1,2 kali lebih tinggi, konsumsi alkohol juga menyebabkan gejalanya terjadi saat usia lebih muda.
"Menariknya bisa kita lihat, di mana orang-orang yang secara rutin mengonsumsi alkohol lebih rentan untuk mengalami atrofi (penurunan massa otot) dibandingkan orang-orang tidak mengonsumsi alkohol secara berlebihan," kata dokter spesialis saraf dr. Octavianus Darmawan, Sp. S., dalam webinar Brain Awareness Week, Senin (20/9/2021).
Kadar konsumsi alkohol menurut penelitian tersebut yakni lebih dari 21 unit per minggu. Jika dikalibrasi, misalnya bir kaleng yang umum dikonsumsi orang mengandung 330 mililiter artinya 1,7 unit.
"Jadi kalau kita konversi mungkin sekitar 12 kaleng maksimal per hari yang bisa kita konsumsi supaya tidak mengalami demensia," kata dokter Octavianus.
Contoh lainnya jika menenggak alkohol jenis wine, lanjut dokter Octavianus, satu botolnya bisa mengandung 750 mililiter yang berarti sekitar 10 unit. Sehingga kemungkinan maksimal yang bisa dikonsumsi per minggu cukup 2 botol.
Jika seseorang mengonsumsi lebih sedikit alkohol memang lebih kecil risikonya mengalami demensia. Namun begitu, penelitian tersebut juga membandingkan hasil pemeriksaan MRI antara konsumsi alkohol sedikit dengan yang tidak minum sama sekali.
"Saat dijalani pemeriksaan MRI dikatakan bahwa otaknya lebih kecil dibandingkan dengan yang tidak mengonsumsi alkohol. Dalam artian bahwa jika memungkinkan tentunya tidak mengkonsumsi sama sekali akan lebih baik jika dibandingkan mengonsumsi walaupun sedikit," pungkas dokter Octavianus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?