Suara.com - Jika di Indonesia gedebog pisang dipandang sebelah mata, di Amerika Serikat batang pohon pisang ini justru bermanfaat untuk kesehatan.
Saking berkhasiatnya, gedebog pisang di Amerika Serikat dijual seharga puluhan hingga ratusan ribu rupiah.
Menurut Health Site, gedebog pisang atau batang pisang mengandung serat yang tinggi, sehingga dapat membersihkan sistem pencernaan.
Apa saja manfaat gedebog pisang untuk kesehatan?
1. Menurunkan berat badan
Batang pisang dapat membantu menjaga berat badan karena mengandung serat yang tinggi. Inilah sebabnya mengonsumsi jus gedebog pisang membuat kenyang lebih lama.
Selain itu, jus gedebog pisang memperlambat pelepasan gula dan lemak dalam aliran darah. Ini juga memperlancar pergerakan usus.
2. Mencegah batu ginjal
Mencampur jeruk nipis dengan jus gedebog pisang merupakan metode yang efektif untuk mencegah batu ginjal.
Baca Juga: Cerita Jatuh Bangun Pendiri Sang Pisang: Sempat Bangkrut dan Cuma Punya Uang Rp500 Ribu
Kandungan kalium dan sifat diuretik dalam batang serta asam nitrat dalam jeruk nipis dapat menghentikan pembentukan kristal kalsium dari ginjal.
3. Diabetes
Jus dari batang pisang sangat baik untuk penderita diabetes. Minuman ini juga tidak mengandung gula apa pun sehingga tidak meningkatkan kadar gula darah.
Ini juga mengandung indeks glikemik rendah yang sangat penting bagi penderita diabetes.
4. Infeksi Saluran Kemih
Batang pisang sangat efektif dalam mengobati Infeksi Saluran Kemih (ISK) karena adanya kandungan vitamin B6 dan potasium dan sifat diuretik.
Bagaimana cara membuat jus gedebog pisang?
- Bersihkan batang pisang lalu potong sedang. Anda juga bisa merendamnya di dalam buttermilk.
- Simpan di lemari es.
- Jika menggunakan buttermilk, gantilah dua hingga tiga hari sebelum menjadi asam.
- Untuk menyiapkan jus, campur batang pisang dengan jintan panggang, yoghurt, merica, serta garam ke dalam blender.
- Konsumsi kental atau Anda dapat menambahkan air.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga