Suara.com - Flu musiman yang muncul di tengah pandemi virus corona Covid-19 telah dikhawatirkan akan menyebabkan twindemic. Karena itu, para ahli telah menyarankan semua orang untuk suntik vaksin flu dan vaksin Covid-19.
Vaksin Covid-19 berfungsi melindungi Anda dari infeksi parah virus corona Covid-19. Sedangkan, vaksin flu membantu melindungi orang dari risiko sakit parah akibat flu.
Para ahli berpendapat orang-orang harus suntik vaksin flu, karena pandemi virus corona Covid-19 ini membuat kekebalan mereka menurun untuk melawan flu musiman.
Penelitian juga menunjukkan bahwa seseorang berisiko menderita parah, bila terinfeksi virus corona Covid-19 sekaligus flu secara bersamaan.
Tapi, sekarang ini di Inggris banyak orang telah ditawari suntikan booster vaksin Covid-19. Pada waktu bersamaan, orang-orang juga ditawari untuk suntik vaksin flu.
National Health Service (NHS) Inggris mengatakan bahwa aman untuk mendapatkan vaksin flu dan suntikan booster secara bersamaan.
"Suntik vaksin flu dan vaksin Covid-19 akan memberikan perlindungan bagi Anda dan orang di sekitar dari ancaman kedua penyakit serius tersebut," kata NHS dikutip dari Express.
Suntikan booster vaksin Covid-19 sendiri ditujukan pada orang yang paling berisiko, yakni orang usia 50 tahun ke atas, orang yang tinggal dan bekerja di panti jompo.
Petugas kesehatan, petugas perawatan sosial, orang suia 16 tahun ke atas dengan masalah kesehatan serius dan pengasuh pasien berisiko tinggi juga mendapatkan suntikan booster vaksin Covid-19.
Baca Juga: Gejala Radang Amandel dan Virus Corona Covid-19 Mirip, Ini Cara Membedakannya!
NHS mengatakan kebanyakan orang yang mendapatkan suntikan booster vaksin Covid-19 juga sudah mendapat suntikan vaksin flu tahunan. Waktu terbaik untuk mendapatkan vaksin flu adalah pada musim gugur atau awal musim dingin, sebelum flu mulai menyebar.
Jika Anda sudah pernah terinfeksi virus corona Covid-19, suntik vaksin flu juga tetap aman dan efektif mencegah flu musiman. Umumnya, vaksin flu membutuhkan waktu 10 hingga 14 hari untuk bekerja.
Anda harus mendapatkan vaksin flu jika Anda sedang hamil untuk membantu melindungi Anda dan bayi Anda,” tambah NHS.
Jika Anda demam tinggi, NHS menyarankan Anda menunjukkan kondisi lebih membaik sebelum mendapatkan vaksin flu. Kebanyakan orang dewasa bisa mendapatkan suntikan vaksin flu, kecuali mengalami reaksi alergi serius.
Anda berisiko mengalami reaksi alergi serius akibat suntik vaksin flu, bila Anda memiliki alergi telur. Jadi, pastikan vaksin flu yang akan disuntikan ke dalam tubuh tidak mengandung allergen tersebut.
Sebagian besar efek samping vaksin flu juga bersifat ringan dan berlangsung selama sekitar 1 hari. Efek samping vaksin flu ini, meliputi nyeri otot dan lengan yang sakit di area suntikan.
Sedangkan, efek samping suntikan booster vaksin Covid-19 juga mirip dengan dosis sebelumnya, termasuk rasa sakit, perasaan berat dan nyeri tekan di lengan yang disuntik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?