Suara.com - Program vaksinasi Covid-19 di Indonesia masih terus diupayakan oleh pemerintah dan sejumlah pihak. Berbagai sentra vaksinasi Covid-19 juga digelar oleh pihak swasta untuk mendukung percepatan.
Kini, tepat setelah enam bulan beroperasi, sentra vaksinasi Prudential Indonesia telah memberikan lebih dari 41.000 dosis vaksin kepada lebih dari 22.000 peserta program vaksinasi gratis pemerintah.
Saat ini, sentra vaksinasi tersebut menyediakan dua jenis vaksin, yaitu Pfizer dan Moderna, dan akan kembali menyediakan vaksin Sinovac dalam waktu dekat.
Dalam keterangannya, Chief Operations and Health Officer Prudential Indonesia, dr. Dian Budiani menjelaskan, bahwa kesuksesan program vaksinasi nasional tentunya membutuhkan dukungan dari seluruh pihak.
"Melalui kehadiran sentra vaksinasi ini, kamia merasa terhormat dapat menjadi salah satu mitra pemerintah dalam mengakselerasi keberhasilan program tersebut," ujar Dian.
Ia melanjutkan, bahwa sentra vaksinasi ini mencerminkan dukungan terhadap program vaksinasi pemerintah Indonesia untuk membantu masyarakat lebih cepat mencapai herd immunity dan bangkit dari pandemi.
"Langkah ini juga sejalan dengan aspirasi kami untuk membuat masyarakat Indonesia lebih sehat dan sejahtera. Kami mengajak masyarakat Indonesia untuk mendukung program vaksinasi COVID-19 nasional dengan datang ke sentra vaksinasi Prudential Indonesia.”
Masyarakat dapat mendaftarkan diri atau didaftarkan oleh anggota keluarga mereka melalui aplikasi Pulse by Prudential (Pulse), aplikasi kesehatan milik Prudential yang didukung oleh teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mengelola kesehatan serta meningkatkan pola hidup sehat.
Selanjutnya, mereka yang sudah mendaftar akan menerima pemberitahuan melalui email untuk kemudian melakukan konfirmasi via pesan teks ke nomor yang ditentukan sebelum datang ke sentra vaksinasi tersebut yang beroperasi setiap Senin hingga Jumat, pukul 09.00 – 15.30 WIB.
Baca Juga: Kalbe Gelar Sentra Vaksinasi Covid-19 bagi Pasien Kanker, Thalasemia, HIV/AIDS, & Autoimun
Selain melalui Pulse, masyarakat juga dapat mendaftar melalui aplikasi JAKI milik pemerintah provinsi DKI Jakarta. Sejak Januari tahun lalu, Dian mengatkaan bahwa pihaknya telah melakukan rangkaian inisiatif untuk mendukung upaya pemerintah menangani COVID-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi