Suara.com - Suntikan booster vaksin Covid-19 sudah mulai diberikan pada kelompok orang yang rentan terinfeksi virus corona Covid-19. Apalagi, musim dingin bisa memperburuk infeksi virus corona Covid-19.
Tapi, banyak orang mungkin masih ragu untuk menerima suntikan booster vaksin Covid-19. Terlebih, mereka sedang dalam kondisi tidak sehat untuk suntik vaksin Covid-19 penguat.
Jika Anda yakin flu yang dialami Anda bukan virus corona Covid-19 dan Anda cukup sehat untuk berpergian, Anda bisa mendapatkan suntikan booster vaksin Covid-19.
Jika Anda sedang sakit atau flu, suntikan booster vaksin Covid-19 mungkin akan terasa lebih berat dibandingkan ketika tubuh Anda sehat. Tetapi dilansir dari The Sun, suntikan booster vaksin Covid-19 itu aman secara keseluruhan.
Meski begitu, Anda harus konsultasi dengan dokter bila tidak enak badan, seperti mengalami flu musiman. Jika Anda merasa mengalami gejala mirip virus corona Covid-19, maka Anda harus melakukan isolasi mandiri di rumah dan melakukan tes Covid-19.
Pada Intinya, suntik booster vaksin Covid-19 ketika tubuh sedang flu tetap diperbolehkan bila Anda yakin itu bukan virus corona. Namun, efek samping dari suntikan booster vaksin Covid-19 mungkin akan terasa lebih berat dibandingkan ketika tubuh Anda sehat.
Perlu dipahami pula bahwa musim dingin salah satu faktor yang bisa memperburuk infeksi virus corona Covid-19. Karena, ada beberapa penyakit yang biasanya muncul selama musim dingin, salah satunya flu.
Sedangkan, gejala flu dan virus corona Covid-19 sering kali tumpang tindih sehingga berisiko salah diagnosis. Karena itu, orang dengan kondisi tersebut harus mengisolasi diri dan melakukan tes untuk mendeteksi penyebab pastinya.
Selain itu, orang juga perlu suntik vaksin flu, vaksin Covid-19 dua dosis dan ditambahkan suntikan booster vaksin Covid-19 dengan jeda waktu yang telah ditentukan dokter guna menambah kekebalan tubuhnya.
Baca Juga: Konsumsi Suplemen Ini Bisa Lindungi Tubuh dari Virus Corona Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien