Suara.com - Sudah jadi pengetahuan umum, jika olahraga sangat baik untuk kesehatan. Tapi pernah nggak sih penasaran, apa yang terjadi pada tubuh saat tidak berolahraga?
Seperti diketahui gaya hidup minum alkohol, merokok, makan-makanan junk food bisa merusak kesehatan, tapi tidak menggerakan otot tubuh juga memiliki efek serupa.
Berikut ini yang terjadi pada tubuh saat tidak berolahraga mengutip Times of India, Senin (25/10/2021).
1. Hati atau liver tidak bekerja maksimal
Olahraga seperti aerobik dan kardio jika dilakukan secara teratur bisa meningkatkan detak jantung, yang bisa menurunkan risiko sakit jantung.
Tapi jika tidak berolahraga dan melakukan aktivitas fisik, yang terjadi fungsi jantung akan memburuk dan berdampak pada aktivitas sehari-hari, risiko sesak napas karena kadar kolesterol yang tinggi.
2. Otot melemah
Olahraga berperan melatih kekuatan otot, maka ketika tidak berolahraga akan membuat otot semakin melemah, bahkan meski Anda berhasil mencapai kekuatan otot yang maksimal, perlahan kekuatan itu akan memudar.
Hasilnya tubuh terasa lemah dalam beraktivitas sehari-hari, seperti tidak mampu mengangkat beban sederhana dan kegiatan lainnya.
Baca Juga: Ini Gerakan dan Jenis Olahraga yang Ampuh Mencegah Osteoporosis
3. Sulit tidur nyenyak
Percaya atau tidak, olahraga berkaitan erat dengan kualitas tidur yang baik. Ini karena biasanya Anda akan merasa lelah karena tubuh bergerak, dan membuat tidur lebih nyenyak lalu bangun dengan perasaan segar.
Lalu ketika tidak berolahraga tubuh akan mengalami kurang tidur, karena otot yang menegang dan tidak rileks maupun kaku, yang hasilnya sulit untuk tidur, sehingga bangun di pagi hari malah merasa lelah.
4. Daya tahan tubuh melemah
Olahraga akan meningkatkan stamina tubuh, sehingga tubuh lebih mampu melawan penyakit yang datang. Namun saat tidak berolahraga, maka berisiko kehilangan manfaat ini, dan tubuh mudah sakit.
5. Gangguan gula dalam darah
Diabetes tipe 2 adalah risiko terbesar saat tubuh tidak berolahraga, ini karena gula dalam dalam tidak bisa diolah menjadi energi. Hasilnya metabolisme tubuh melambat, karena merasa tidak butuh banyak energi dan gula darah menumpuk dalam darah.
Hasilnya, karena terus menerus menumpuk maka ancaman peradangan akan membuat pemilik tubuh mengalami obesitas.
Berita Terkait
-
Era Digital Banjiri Keinginan, Pengamat Ingatkan Pentingnya Mengelola Hasrat
-
Piala Dunia dan Gen Z: Ketika Sepak Bola Menjadi Gaya Hidup Sementara
-
Para Ahli Gizi Indonesia Dorong Inovasi Program Hidup Lebih Sehat
-
Hari Susu Sedunia 2026: Kebiasaan Kecil Minum Susu yang Bisa Berdampak Besar bagi Kesehatan
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi