Suara.com - Generasi Indonesia Emas yang dicanangkan terwujud pada tahun 2045 perlu mendapat perhatian sejak sekarang.
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengatakan keluarga berkualitas merupakan pondasi utama untuk menuju Indonesia Emas pada 2045.
"Karena lahirnya generasi muda sangat ditentukan oleh keluarga-keluarga muda dan pembangunan keluarga adalah pondasi utama tercapainya kemajuan bangsa," kata Hasto Wardoyo dalam webinar bertajuk "Millenial dan Gen Z Sadar Gizi" yang diikuti di Jakarta, Selasa.
Pada tahun 2045, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi karena jumlah penduduk usia produktif mencapai 70 persen. Sedangkan sisanya sebesar 30 persen merupakan penduduk yang tidak produktif.
Namun, untuk memetik bonus demografi, kata Hasto, sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda.
"Ketika generasi muda tidak berkualitas dan bahkan melahirkan anak kerdil (stunting) maka ini akan menimbulkan permasalahan sehingga missed demographic dividend. Ini bisa menimbulkan suatu kesengsaraan. Tentu ini harus kita cegah sehingga bonus demografi menjadi bonus kesejahteraan," tutur Hasto.
Permasalahan stunting di Indonesia disebabkan generasi muda putus sekolah, pernikahan usia anak, kehamilan berkali-kali dengan jarak terlalu dekat sehingga menimbulkan tingginya angka kematian ibu dan bayi.
"Salah satu di antara faktor-faktor yang menjadi kendala untuk menuju Indonesia Emas adalah kekerdilan yang menjadikan kualitas SDM rendah," ujarnya. [ANTARA]
Baca Juga: Jadi Korban Penembakan Polisi, Keluarga Tuntut Rp4 Miliar
Tag
Berita Terkait
-
Miliarder AS Suntik Dana Lagi ke Manchester United, Era Glazer Bakal Berakhir?
-
Film Mumu: Hadirkan Emosi Tanpa Dialog yang Kuat dan Menguras Air Mata
-
Bantah Isu Tak Akur, Atta Halilintar Malah Terciduk Like Postingan Sentil Gen Halilintar
-
Ulasan Novel The Davenports, Kejayaan Pengusaha Kulit Hitam di Amerika
-
Respons Ashanty usai Aurel Hermansyah Diduga Diabaikan Keluarga Halilintar
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
Terkini
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi
-
Edukasi dan Inovasi Jadi Kunci Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Gigi dan Mulut Lintas Generasi
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan