Suara.com - Sebuah studi dari University of Alberta membuktikan bahwa olahraga lebih dari sekadar intervensi perawatan pendukung.
Studi ini menunjukkan bahwa pasien kanker anus yang berolahraga sambil menjalani terapi radiasi sebelum operasi lebih mungkin tumor akan hilang.
"Studi ini berubah untuk menentukan kelayakan olahraga pada pasien kanker anus selama neoadjuvant chemoradiotherapy dan yang pertama memberikan bukti kemanjuran olahraga," kata peneliti kanker Kerry Courneya, yang juga anggota Cancer Research Institute of Northern Alberta.
Courneya menjelaskan bahwa kebanyakan pasien kanker anus akan menjalani terapi kemoradiasi dengan tujuan mengecilkan tumor sebelum operasi.
"Mengecilkan tumor memberi dokter kesempatan untuk mengangkat tumor melalui pembedahan tanpa menyebabkan masalah serius pada pasien," sambungnya, lansir Medical Xpress.
Studi sebelumnya juga telah menunjukkan bahwa olahraga dapat meningkatkan vaskularisasi tumor, aliran darah ke tumor, dan oksigenasi tumor. Semua ini membantu meningkatkan efektivitas perawatan seperti terapi radiasi.
"Namun, tidak ada penelitian yang mencari tahu apakah olahraga dapat membantu terapo kemoradiasi untuk mengecilkan tumor secara lebih efektif," lanjutnya.
Setelah melakukan analisis terhadap para pasien kanker anus, peneliti menemukan bahwa 56% kelompok pasien yang berolahraga menunjukkan hasil tumor yang hilang dengan terapi kemoradiasi dibanding 18% kelompok tidak berolahraga.
Saat ini, olahraga memang dianggap sebagai intervensi perawatan pendukung untuk membantu pasien merasa lebih baik dan untuk mempertahankan kualitas hidup. Tetapi belum dimasukkan ke implikasi pengobatan.
Baca Juga: 4 Manfaat Olahraga di Malam Hari, Bikin Hati Lebih Bahagia hingga Cegah Insomnia
"Sekarang, kami mulai bertanya apakah olahraga benar-benar dapat membantu pengobatan kanker dan memberi hasil yang lebih baik bagi pasien dalam hal kelangsungan hidup, ekmungkinan kekambuhan, dan respons tumor yang lebih baik terhadap pengobatan," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian