Suara.com - Demam berdarah adalah penyakit menular yang biasanya muncul dan meningkat selama musim dingin. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang berasal dari gigitan nyamuk aedes aegypti.
Sayangnya dilansir dari Times of India, kita sulit membedakan gigitan nyamuk biasa dan gigitan nyamuk yang bisa menyebabkan demam berdarah. Karena itu, Anda perlu mengenali gejala infeksi demam berdarah.
Nyamuk demam berdarah juga cenderung paling aktif di siang hari. Tapi, risiko infeksinya paling mungkin terjadi pada pagi dan sore hari. Menurut Penelitian, nyamuk paling aktif di siang hari, sekitar 2 jam setelah matahari terbit dan beberapa jam sebelum matahari terbenam.
Ciri lain yang mencolok dari gigitan demam berdarah adalah tempat di mana nyamuk menggigit seseorang. Nyamuk penyebab demam berdarah ini biasanya menyerang bagian tubuh sekitar pergelangan kaki dan siku.
Meskipun membedakan gigitan nyamuk biasa dan gigitan nyamuk penyebab demam berdarah, tidak semua gigitan nyamuk akan menyebabkan demam berdarah.
Infeksi demam berdarah lebih disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti yang biasanya melonjak selama iklim tropis dan tidak bisa bertahan hidup selama musim dingin.
Masa inkubasi virus dengue itu terjadi antara waktu pertama kali seserang digigit nyamuk aedes aegypti hingga tubuh mulai terinfeksi pada 4-10 hari. Tapi, para ahli mengatakan bahwa gejala bisa muncul di mana sana yang menyebabkan gejala berbeda-beda, tergantung pada faktor risiko, usia, dan penyakit yang sudah ada sebelumnya.
Karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda demam berdarah pada tahap awal hingga ketika infeksi mulai memburuk. Tanda-tanda awal infeksi vdemam berdarah ini meliputi:
- Demam tinggi
- Pegal-pegal
- Menggigil, lemah dan lelah
- Sakit sendi dan tulang
- Nyeri di perut
- Ruam dan Kemerahan pada mata
- Mual dan muntah
Ingatlah bahwa demam berdarah adalah penyakit menular yang bisa dilawan melalui perawatan medis dan tindakan pencegahan. Karena itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi demam berdarah.
Baca Juga: Manfaat Bawang Merah yang Jarang Diketahui, Salah Satunya Bisa Bantu Cegah Diabetes
- Membersihkan dan mendisinfeksi sumber air yang tergenang dan menghindari genangan air
- Ganti air di pot, stand dan tempat makan burung setiap hari
- Cobalah untuk mengenakan pakaian panjang untuk menghindari gigitan nyamuk
- Menggunakan obat nyamuk
- Gunakan minyak esensial, semprotan dan kelambu untuk menghindari nyamuk
- Tingkat kekebalan tubuh
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?