Suara.com - Rumput laut mungkin sering ditemukan lewat sushi maupun snack makanan ringan. Ya, rumput laut yang disebut sebagai makanan populer di negara Asia Timur ini, ternyata memiliki manfaat kesehatan yang jarang orang ketahui.
Rumput laut memiliki kandungan dari beberapa sumber. Mulai dari nutrisi, mineral, vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin K, folat, seng, natrium, kalsium, hingga magnesium.
Selain itu, rumput laut juga dikemas dengan lemak omega-3 dan vitamin B12, di mana ini bagus untuk kesehatan secara keseluruhan.
Mengutip dari Times Of India, rumput laut dikenal dapat melindungi sel-sel dalam tubuh akibat radikal bebas. Hal ini rumput laut memiliki kandungan flavonoid dan juga karotenoid.
Berikut ini, empat manfaat jika mengonsumsi rumput laut. Apa saja?
Dapat membantu menurunkan berat badan
Rumput laut memiliki kandungan serat yang dapat membantu mencegah semua penyakit pencernaan. Secara spesifik, rumput laut yang disebut polisakarida sulfat, dikatakan dapat meningkatkan bakteri usus baik. Dan ini dapat meningkatkan sistem pencernaan secara sehat, serta mengurangi dari mengonsumsi makanan berlebihan. Dengan begitu, rumput laut juga dapat membantu menurunkan berat badan Anda.
Meningkatkan fungsi tiroid
Rumput laut dikenal karena memiliki sumber yodium yang kaya, di mana ini dapat meningkatkan kesehatan fungsi tiroid. Bahkan, rumput laut dapat membantu menghasilkan hormon yang dapat mengatur berbagai fungsi tubuh. Antara lain suhu tubuh, detak jantung, dan masih banyak lain.
Baca Juga: Kecamatan Moro Akan Jadi Sentra Rumput Laut di Tanjungbalai Karimun
Konon, bagi mereka yang menderita penyakit hipotiroidisme, yang disebabkan karena kekurangan yodium, mengonsumsi rumput laut dapat meningkatkan fungsi tiroid mereka.
Tapi ada baiknya bicarakan dengan dokter Anda, sebelum mengonsumsi rumput laut di saat Anda mengalami hipertiroidisme.
Dapat mengurangi risiko penyakit jantung
Mengingat rumput laut memiliki sumber nutrisi dan mineral yang sehat, rumput laut dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Termasuk kesehatan hati Anda. Tentunya, mengonsumsi rumput laut dapat mengurangi risiko dari penyakit jantung, serta mengurangi kadar kolesterol darah Anda.
Selain itu, pembekuan yang terkait dengan penyakit jantung, dapat dicegah lewat rumput laut, di mana makanan ini mengandung sumber fucan.
Mampu mengatur kadar gula darah
Berita Terkait
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak