Suara.com - Tekanan darah tinggi adalah kondisi yang bisa meningkatkan masalah kesehatan serius, seperti serangan jantung dan stroke. Sayangnya, kondisi ini sering kali tidak menunjukkan gejala apapun.
Meskipun kebanyakan orang mengalami tekanan darah tinggi karena pola makan, gaya hidup atau kondisi medis. Tapi, ada beberapa hal yang bisa membantu menurunkan tekanan darah Anda.
NHS mengatakan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat bisa membantu mengurangi risiko tekanan darah tinggi dan menurunkan tekanan darah tinggi Anda.
Badan kesehatan itu juga telah menguraikan beberapa perubahan gaya hidup lain yang bisa membantu mencegah dan menurunkan tekanan darah tinggi.
Anda harus mengurangi asupan garam dalam makanan dan menjalani pola makan sehat, hindari minuman beralkohol, menurunkan berat badan, mengurangi kafein dan berhenti merokok.
National Institutes of Health dilansir dari Express, mengatakan bahwa Anda bisa mengikuti pola makan khusus penderita hipertensi. Anda bisa mengonsumsi daging tanpa lemak, ungags dan ikan 2 porsi atau lebih setiap hari.
Setiap porsinya, cukup 3 ons daging tanpa lemak yang dimasak, ungags tanpa kulit atau ikan untuk dikonsumsi 2 kali sehari.
Pola makan khusus penderita tekanan darah tinggi juga mencakup biji-bijian, ungags, ikan dan kacang-kacangan. Makanan tinggi potassium, kalsium, magnesium, protein dan serat, serta makanan rendah garam dan sodium juga bisa menurunkan tekanan darah tinggi.
Beberapa orang dengan tekanan darah tinggi mungkin juga perlu minum obat. Jika tekanan darah Anda terlalu tinggi, kondisi ini bisa memberi tekanan ekstra pada pembuluh darah, jantung dan organ lain, seperti otak, ginjal dan mata.
Baca Juga: Waspadai Gejala Serangan Jantung Ringan, dari Sendawa hingga Mulas!
Dalam sekitar 1 dari 20 kasus, NHS mengatakan tekanan darah tinggi terjadi sebagai akibat dari kondisi kesehatan yang mendasarinya atau minum obat tertentu. Jika Anda berusia di atas 40 tahun, NHS mengatakan Anda harus memeriksakannya setiap lima tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!