Suara.com - Kantor kesehatan pelabuhan (KKP) harus ketat menjaga perbatasan internasional untuk menyukseskan perhelatan World Superbike (WSBK) 2021 di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, untuk mencegah kenaikan kasus Covid-19.
Hal ini diungkap Cicilia Widyaningsih, Anggota Sub Bidang Tracing, Bidang Penanganan Kesehatan STPC-19.
Ia mengatakan kerjasama KKP dan imigrasi diperlukan untuk jaga 'gawang' agar tidak sembarangan mengizinkan turis dan peserta WSBK 2021 masuk dan membuat kasus Covid-19 di tanah air kembali melonjak.
"Ketika mulai direct (terbang langsung) dari internasional ke destination (Lombok), tapi KKPnya harus ketat, dengan imigrasi harus kompak," ujar Cicilia dalam acara diskusi di Lombok Astoria Hotel, Sabtu (13/11/2021).
Perlu diketahui, saat ini para tamu dan peserta WSBK 2021, tidak bisa terbang langsung ke Lombok atau lokasi WSBK digelar, tapi harus menjalani skrining tes PCR dan karantina terpusat di Jakarta selama tiga hari bagi peserta yang sudah divaksinasi lengkap dua dosis.
Sedangkan untuk peserta yang baru divaksinasi Covid-19 satu dosis, harus karantina lima hari.
Namun Cicilia berharap, nantinya peserta WBSK bisa langsung terbang ke Lombok, tapi kuncinya KKP dan imigrasi harus menerapkan aturan yang ketat.
"KKP harus streat karantina 3 hari. Tapi turis yang ke sini harus punya uang, 3 hari karantina di hotel. Jangan yang turis backpacker, yang punya duit dong," pungkas Cicilia.
Baca Juga: Video Viral Unboxing Box Motor di Sirkuit Mandalika Bikin Dede Yusuf Geram
Berita Terkait
-
MOJO Garap 8 Resort di Lombok, Kuta Mandalika Kian Diburu Investor
-
Ironi Awak Kapal Perikanan: Banting Tulang di Tengah Laut, Pulang Malah Nombok Utang ke Majikan
-
Sah! Legenda Balap Nasional Ananda Mikola Resmi Pimpin MGPA
-
Dari Isu Lingkungan ke Lintasan Balap: Jerhemy Owen Jajal Adrenalin di Sirkuit Mandalika
-
Dorong Pemberdayaan Perempuan, Pegadaian Dukung Kartini Race 2026: Tonggak Baru Motorsport Indonesia
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya