Suara.com - Jika bicara soal kesehatan usus dan pencernaan, tentu tidak jauh dari asupan probiotik seperti yogurt, kefir, dan produk fermentasi susu lainnya.
Namun selain probiotik, prebiotik juga memiliki peran dalam menjaga kesehatan usus. Menambahkan lebih banyak prebiotik ke dalam asupan harian juga bermanfaat untuk meningkatkan penyerapan nutrisi dan mengurangi peradangan.
Dapat dipahami bahwa probiotik adalah mikroorganisme hidup, sedangkan prebiotik merupakan serat yang menjadi makanan bagi mikroorganisme.
Sehingga, probiotik adalah bakteri baik dan prebiotik adalah asupan makanan untuk menunjang pertumbuhan bakteri baik tersebut.
Prebiotik berasal dari sumber tumbuhan, termasuk sayuran, buah-buahan, dan karbohidrat kompleks, termasuk biji-bijian seperti oat yang tinggi serat.
Dirangkum dari The Healthy, berikut beberapa asupan prebiotik terbaik menurut ahli nutrisi.
1. Pisang mentah
Meskipun semua pisang menyediakan sumber serat, pisang hijau mentah adalah yang ideal sebagai prebiotik.
"Pisang mentah (hijau) adalah sumber pati resisten yang hebat , dan bertindak sebagai serat larut yang melewati sistem pencernaan yang tidak tercerna hingga mencapai usus besar," kata ahli gizi Clark-Hibbs.
Baca Juga: Rekomendasi 8 Menu Sarapan Sehat, Bisa Dimakan sebelum Olahraga Pagi
"Begitu di usus besar, ia bertindak sebagai sumber bahan bakar untuk serangga usus baik yang hidup di sana dan dapat membantu mengurangi peradangan dan melindungi dari kanker kolorektal," jelasnya.
2. Oat atau gandum
Oat menyediakan sumber serat dan biji-bijian yang baik, termasuk serat prebiotik beta-glukan. Beta-glukan yang ditemukan dalam gandum memiliki manfaat penurun kolesterol dan juga dapat membantu meningkatkan fungsi usus.
3. Bawang putih
Tak sekadar membuat masakan lebih sedap, bawang putih kaya akan inulin prebiotik yang telah terbukti bermanfaat bagi pencernaan secara keseluruhan, mendiversifikasi mikrobioma usus, mengurangi akumulasi lemak, dan meningkatkan kontrol nafsu makan.
4. Blueberry
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS