Suara.com - Tidak hanya Singapura dan Malaysia, negara Asia Tenggara lain seperti Laos juga melaporkan kenaikan kasus COVID-19 yang cukup signifikan.
Akibatnya, Pemerintah Laos mengumumkan perpanjangan aturan pembatasan COVID-19 tanpa batas waktu saat jumlah kasus di negara tersebut terus meningkat.
Wakil Kepala Kantor Perdana Menteri Thipphakone Chanthavongsa saat konferensi pers pada Minggu (14/11) mengatakan bahwa penularan di kalangan masyarakat di setiap provinsi masih terjadi dan jumlah infeksi baru terus bertambah.
Sebagian besar kasus tercatat di daerah-daerah padat penduduk dan penularannya terjadi di kegiatan sosial, perkantoran, organisasi, dan di dalam keluarga.
Sementara itu, perbatasan dan pos pemeriksaan masih ditutup, kecuali pihak-pihak tertentu yang diizinkan oleh Komite Satgas Nasional Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.
Visa turis dan pengunjung tidak akan diterbitkan bagi warga negara asing. Namun, para diplomat, staf organisasi internasional, pakar dan investor dengan keperluan mendesak akan diberikan izin masuk dan harus mematuhi semua langkah pencegahan COVID-19 pemerintah Laos.
Tempat hiburan di seluruh negeri juga masih harus ditutup.
Pertemuan dan konferensi atau pertemuan lainnya dengan lebih dari 50 orang, termasuk festival dan kegiatan keagamaan, dilarang. [ANTARA]
Baca Juga: Bali Akan Batasi Kunjungan Wisatawan Mancanegara Saat Natal Dan Tahun Baru
Berita Terkait
-
Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global
-
Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Epson Asia Tenggara Membuka Pendaftaran untuk The 17th Epson International Pano Awards 2026
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini
-
IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik
-
Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada
-
Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga
-
Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah
-
Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah
-
WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh