Suara.com - Tambahan kasus baru Covid-19 pagi ini, Kamis (18/11), tercatat ada sebanyak 573.928 jiwa. Angka kematian juga masih bertambah dengan jumlah 7.733 jiwa dalam sehari.
Lebih dari setengah kasus positif baru maupun kematian harian paling banyak terjadi di wilayah Eropa, di mana sejumlah negaranya tengah alami lonjakan penularan virus corona.
Jerman mendominasi laporan kasus baru di Eropa dengan jumlah 60.753 kasus, terbanyak selama pandemi Covid-19 terjadi. Kanselir Jerman Angela Merkel menyebut situasi wabah Covid-19 di negaranya telah dalam kondisi darurat.
Ia menyerukan agar distribusi suntikan vaksin booster Covid-19 segera diberikan kepada masyarakat. Juga mengimbau warga yang masih skeptis terhadap vaksinasi agar berubah pikiran.
"Belum terlambat untuk memilih suntikan vaksin pertama. Setiap orang yang divaksinasi melindungi dirinya sendiri dan orang lain. Dan jika cukup banyak orang yang divaksinasi, itu adalah jalan keluar dari pandemi," kata Merkel di depan kongres walikota Jerman, dikutip dari Channel News Asia.
Ia menekankan bahwa gelombang keempat infeksi Covid-19 yang tengah terjadi di Jerman saat ini benar-benar menghantam seluruh negeri.
"Jumlah infeksi baru setiap hari lebih tinggi dari sebelumnya dan jumlah kematian harian juga menakutkan," ujar Merkel.
Baru 68 persen orang di Jerman yang telah disuntik vaksin virus corona dua dosis. Jumlah tersebut lebih rendah dari rata-rata di wilayah Eropa barat karena masyarakat Jerman maaih banyak yang ragu dengan vaksin Covid-19.
Situasi tak jauh berbeda terjadi di Perancis. Negara itu juga melaporkan rekor baru kasus harian Covid-19 setelah beberapa bulan. Perancis kembali melaporkan lebih dari 20.000 infeksi virus corona baru untuk pertama kalinya sejak 25 Agustus.
Baca Juga: Waspadai Cemas karena Pandemi, MSF Luncurkan Buku Gratis Tentang Kesehatan Mental
Kementerian kesehatan setempat melaporkan 20.294 kasus baru Covid-19, sehingga totalnya saat ini telah lebih dari 7,33 juta dan rata-rata pergerakan kasus baru dalam sepekan di atas 12.400.
Jumlah pasien virus corona di rumah sakit Perancis naik lebih dari 10 persen dari minggu ke minggu, menjadi 7.663 orang. Sementara jumlah pasien di ICU naik menjadi 1.300 orang.
Juru bicara pemerintah Gabriel Attal mengatakan bahwa Perancis sedang dilanda gelombang infeksi kelima. Meski begitu, belum direncanakan akan ada pembatasan tambahan di kota.
Pemerintah berharap tingkat vaksinasi yang tinggi akan membatasi jumlah orang yang membutuhkan perawatan Covid-19 di rumah sakit.
Akibat lonjakan infeksi di berbagai negara, total kasus Covid-19 di seluruh dunia kini telah mencapai 255,66 juta dengan kematian lebih dari 5,13 juta orang, data dikutip dari worldometers per Kamis (18/11) pukul 07.00 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026