Di atas semua itu, ada juga ketidaksetaraan yang terus-menerus dalam sistem, dengan akses ke perawatan kesehatan yang sering ditentukan oleh kekayaan, jenis kelamin, etnis, dan geografis.
Sistem yang mahal
Meskipun Peru membuat beberapa kemajuan dalam menyediakan layanan kesehatan universal secara gratis, diperkirakan 10% higga 20% populasi masih belum memiliki akses ke jaminan kesehatan.
Bahkan, mereka yang dapat mengakses perawatan melalui fasilitas kesehatan publik harus membayar sejumlah biaya, dan sebelum pandemi, pengeluaran untuk perawatan kesehatan ini meningkat.
Kemudian, pandemi mengungkap betapa drastisnya biaya kesehatan tersebut. Bagi masyarakat yang tidak memiliki asuransi swasta atau akses ke perawatan kesehatan yang baik, biayanya bisa lebih tinggi lagi.
Tingginya biaya ini membuat masyarakat berhenti mencari pengobatan. Pendapatan juga menjadi penghalang lain untuk mengakses perawatan kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
Terkini
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya