Suara.com - Banyak orang percaya bahwa tidur jam 9 mampu membuat kesehatan tetap terjaga. Namun, ternyata bukan jam 9 waktu agar kondisi jantung tetap sehat.
Sementara itu, tidur siang juga ternyata punya banyak manfaat, terlebih pada orang dewasa. Dua berita tadi merupakan berita terpopuler di kanal health Suara.com. Berikut berita terpopuler lainnya.
1. Bukan Jam 9 Malam, Inilah Waktu Terbaik untuk Tidur agar Jantung Tetap Sehat
Sudah banyak penelitian membuktikan bahwa pola tidur yang baik juga berkaitan dengan kesehatan jantung yang bagus juga. Namun, peneliti masih mencari tahu detailnya. Kira-kira, kapan waktu tidur terbaik agar jantung tetap sehat?
Terkait hal itu, sebuah studi baru menunjukkan tidur antara jam 10 hingga 11 malam merupakan waktu yang bagus untuk menjaga kesehatan kardiovaskular.
2. 5 Manfaat Tidur Siang bagi Orang Dewasa, Cukup 15 sampai 20 Menit Saja
Tidak hanya anak-anak, sebenarnya orang dewasa juga boleh tidur siang. Sayangnya, banyak orang dewasa yang tidak memiliki kesempatan meluangkan waktunya untuk tidur siang. Kebanyakan karena terikat pekerjaan atau kesibukan. Padahal, tidur siang bagi orang dewasa juga memiliki berbagai manfaat, asal dilakukan sesuai aturan.
Namun, sebelumnya, kamu juga harus memahami bahwa orang dewasa hanya disarankan untuk tidur siang selama 15-20 menit saja. Pasalnya, tidur yang terlalu lama bisa mengganggu waktu tidur di malam hari. Agar bangun tepat waktu, kamu bisa memasang alarm atau meminta bantuan orang di rumah.
Baca Juga: 4 Cara Tidak Biasa dari Psikolog untuk Mengatasi Insomnia, Salah Satunya Lakukan Headstand
3. Taiwan Laporkan Kasus Virus Corona Varian Omicron Pertama
Taiwan telah mencatat kasus pertama virus corona varian Omicron. Temuan ini terdeteksi pada seorang penumpang yang baru-baru ini melakukan perjalanan ke Afrika Selatan Eswatini, ucap Pejabat Kesehatan pada Sabtu (11/12/2021), kemarin.
Penumpang itu merupakan seorang Perampuan Taiwan berusia 30-an yang kembali pada 8 Desember. Menurut Central Epidemic Command Center, perempuan tersebut sekarang telah dikarantina di rumah sakit.
4. Label BPA Galon Tuai Pro-Kontra, Peneliti: Risikonya Sudah Dibahas dari Tahun 1990-an
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius