Suara.com - Mengonsumsi sayur dan buah kerap jadi tantangan terbesar bagi pejuang diet, apalagi bagi mereka yang tidak menyukainya.
Lantas, timbul pertanyaan bisakah menurunkan berat badan tanpa harus makan sayur dan buah?
Dokter Pemerhati Gaya Hidup, dr. Grace Judio mengatakan meski tanpa mengonsumsi buah dan sayur, pejuang diet tetap bisa menurunkan berat badan.
"Bisa sih, sebetulnya nggak makan buah, nggak makan sayur, tetap bisa turun beratnya, karena itu cuma mengatur yang masuk ke mulutnya, kalorinya berapa. Kalau dia kalorinya defisit, pasti terjadi penurunan berat badan," ujar dr. Grace dalam acara LightWEIGHT Challenge di Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Kamis (16/12/2021).
Tapi dr. Grace menyayangkan sikap ini, karena tidak mengkonsumsi buah dan sayur saat diet, artinya pejuang diet melewatkan kesempatan menyantap makanan ideal untuk diet.
Ini karena sayur dan buah adalah salah satu makanan mengenyangkan karena tinggi serat, dan rendah kalori.
"Makan automatically, hanya makan lauk saja, dia akan mudah sembelit, karena hampir tidak ada seratnya. Sumber serat selain buah dan sayur, biasanya ada di nasil, ini ada seratnya juga, tapi dia kalorinya tinggi," ungkap dokter yang juga CEO dan Founder LightHOUSE itu.
Sedangkan jika pilih makan tinggi protein dan lemak dari daging atau sumber makanan lain, kalorinya cenderung tinggi. Bahkan bisa memicu penyakit kolesterol.
"Apalagi dia makannya cuma lauk, lauknya tinggi lemak, kolesterol tinggi pula, jantungnya berisiko tersumbat. Makanya diet harus pilih-pilih, berhati-hati, dan tidak boleh terlalu lama, protein aja dan pakai lemak yang tinggi tidak bisa terus menerus begitu," tutup dr. Grace.
Baca Juga: Buat yang Lagi Diet, Ingat Diet Sehat Tak Melulu Soal Turunnya Berat Badan
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026