Suara.com - Amerika Serikat baru-baru ini mengizinkan penggunaan pil anti-Covid-19 Pfizer untuk orang berisiko tinggi berusia 12 tahun ke atas. Langkah itu diambil mengingat lonjakan kasus yang didorong oleh varian Omicron.
Paxlovid, yang terdiri dari dua jenis tablet, diberikan izin penggunaan darurat oleh Food and Drug Administration (FDA) setelah ditunjukkan dalam uji klinis untuk mengurangi risiko rawat inap dan kematian di antara orang-orang yang berisiko hingga 88 persen.
"Tindakan hari ini adalah bukti kekuatan ilmu pengetahuan dan hasil inovasi dan kecerdikan Amerika," kata Presiden Joe Biden seperti dikutip dari France24.
Ia berjanji untuk menerapkan undang-undang yang akan membantu Pfizer meningkatkan produksi dengan cepat. FDA menekankan pengobatan harus melengkapi daripada menggantikan vaksin, yang tetap menjadi alat garis depan melawan virus corona.
Tetapi pil yang tersedia di apotek seharusnya lebih mudah diakses daripada perawatan antibodi sintetis, yang memerlukan infus yang diberikan melalui infus di rumah sakit atau pusat khusus.
Regulator obat Uni Eropa pekan lalu mengizinkan negara-negara anggota untuk menggunakan pengobatan Pfizer Covid sebelum persetujuan resmi, sebagai tindakan darurat untuk mengekang gelombang berbahan bakar Omicron.\
Sebagai informasi, sekitar 150.000 orang Amerika terinfeksi, 7.800 dirawat di rumah sakit, dan 1.200 meninggal setiap hari, menurut data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) terbaru.
Varian yang sangat bermutasi menyumbang 90 persen dari semua kasus di beberapa wilayah AS, kata direktur CDC Rochelle Walensky kepada wartawan.
Itu lebih mampu melewati kekebalan sebelumnya, dan otoritas kesehatan mendesak masyarakat untuk didorong dengan vaksin mRNA untuk memulihkan tingkat perlindungan yang lebih tinggi.
Baca Juga: Pakar UGM Ini Sebut Semua Jenis Vaksin Covid-19 Berpotensi Jadi Booster
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS