Suara.com - Peristiwa mengerikan dialami seorang lelaki berusia 21 tahun di Pangandaran, Jawa Barat, yang lumpuh akibat mengonsumsi Magic Mushroom, yang punya efek seperti narkoba.
Perlu diketahui magic mushroom adalah jamur liar atau budidaya yang mengandung psilocybin dan halusinogen. Sehingga jamur ini bisa membuat orang yang mengkonsumsinya mengalami halusinasi dan ketagihan.
Magic Mushroom pada dasarnya adalah obat halusinogen, zat yang digunakan untuk pengobatan dosis kecil untuk menenangkan saraf seperti sakit kepala, hingga meredakan tekanan emosional pada orang dengan kanker.
Tapi jamur yang kerap terlihat seperti jamur kering ini bisa menyebabkan efek samping yang cukup berbahaya, seperti mual, mengantuk, merasa santai atau fly, gugup, paranoia, panik, halusinasi, hingga psikosis.
Mengutip Very Well Mind, Sabtu (1/1/2022), akibat efek samping ini, jamur ini sangat rentan disalahgunakan selain untuk tujuan medis.
Apalagi dosis psilocybin di setiap jamur sangat bervariasi, karena dipengaruhi faktor lingkungan di sekitar jamur tersebut tumbuh.
Alhasil, kadar psilocybin di Magic Mushroom tidak bisa ditakar dosisnya, sehingga berpotensi efek sampingnya sulit diukur, jika dikonsumsi dalam bentuk jamur.
Itulah mengapa para peneliti dan para ahli menyarankan untuk tidak melakukan pengobatan psilocybin atau Magic Mushroom di luar aturan medis, karena efek samping seperti cemas dan halusinasi sulit dikendalikan.
Berikut ini sederet efek samping fisik dan mental saat mengonsumsi Magic Mushroom:
Baca Juga: Menyuntikkan Teh Magic Mushroom, Darah Pria Ini Justru Ditumbuhi Jamur
1. Efek fisik, seperti pupil membesar, kantuk, sakit kepala, peningkatan denyut jantung, tekanan darah, suhu atau demam tinggi, mati rasa (kelumpuhan) , kelemahan otot, mual, dan menguap.
2. Efek mental, seperti sulit membedakan waktu, tempat dan kenyataan yang sebenarnya, merasa euforia, halusinasi (penglihatan dan pendengaran), gugup, reaksi panik, paranoid, dan psikosis (sulit bedakan nyata dan imajinasi).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat