Suara.com - Centers for Disease Control Prevention (CDC) tegaskan bahwa vaksin Covid-19 tidak menyebabkan kelahiran bayi lahir prematur.
Hal ini ditegaskan berdasarkan hasil penelitian besar yang dirilis CDC pada Selasa, 4 Januari 2022.
Mengutip Insider, Rabu (5/1/2022), penelitian ini melibatkan lebih dari 46.079 catatan perempuan, yang diperkirakan akan melahirkan di pertengahan 2021.
Seperlima dari perempuan ini setidaknya sudah menerima satu dosis vaksin Covid-19, di periode kehamilan trimester kedua dan ketiga.
Saat membandingkan hasil kelahiran antara penerima vaksin dan yang tidak menerima vaksin, para peneliti tidak menemukan adanya perbedaan signifikan kelahiran prematur berdasarkan usia kehamilan.
Ini juga berlaku pada kelahiran janin berat badan kurang selama kehamilan, yang dilahirkan pada perempuan yang divaksinasi dan tidak divaksinasi.
Kapanpun dan berapapun dosis vaksin Covid-19 yang diberikan, tidak ada pengaruh yang signifikan pada kondisi melahirkan perempuan tersebut.
Hal ini mengonfirmasi bahwa vaksin Covid-19 aman dan penting diberikan selama periode kehamilan.
Perlu diketahui bahwa perempuan hamil sangat penting untuk mendapatkan vaksin Covid-19, karena mereka kelompok berisiko tinggi mengalami gejala berat, dan lebih berisiko lima kali lipat dirawat di ICU.
Baca Juga: Harga Vaksin Booster Belum Ditetapkan, Kemenkes Ingatkan Jangan Asal Suntik Dosis Ketiga
Perempuan hamil saat terinfeksi Covid-19 dan tidak divaksinasi juga berisiko 14 kali membutuhkan intubasi atau alat bantu napas ventilator. Bahkan perempuan hamil juga berisiko 15 kali alami kematian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala