Suara.com - Pemerintah Indonesia terus mengupayakan program vaksinasi demi melindungi masyarakat dari ancaman infeksi Covid-19. Terlebih saat ini ancaman penularan Covid-19 masih terus terjadi.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan bagaimana per 14 Januari 2022, jumlah infeksi Covid-19 dunia mencapai 315 juta kasus.
"Kita tahu pada per tanggal 14 Januari kasus global Covid-19 sebanyak 315 juta kasus terkonfirmasi, dengan 5,5 juta kasus kematian," ungkap dr Siti Nadia dalam acara Webinar ‘Indonesian Congress Symposium on Combating Covid-19 Pandemic without Boundaries’, Minggu (16/22/2022).
"Sedangkan Indonesia sendiri jumlah kasus Covid-19 kumulatif sebanyak 4,3 juta, sementara kematian 144.163 kematian," sambungnya.
Ia menambahkan, di samping angka kasus yang telah terkonfirmasi, cakupan vaksinasi nasional sudah mencapai 208 juta dosis.
"Kalau kita lihat lebih rinci lagi, 174 juta itu di dosis pertama, dan 119 juta itu di dosis kedua. Dan saat ini, kita sudah melaksanakan vaksin booster ketiga, kurang lebih 1,4 juta sudah mendapatkan dosis ketiga," ungkap dr. Siti Nadia.
"Sejak awal pandemi Covid-19, Pemerintah bersama masyarakat telah melakukan berbagai upaya penanggulangan secara komprehensif. Dan kebijakan ini tidak berubah sampai saat ini, walau laju penularannya kemarin sudah rendah, bahkan angka kematian di bawah sepuluh, dan angka kasus positif di bawah dua ratus," jelasnya kemudian.
Dalam kesempatan yang sama, dr. Nadia juga mengatakan bahwa Indonesia dianggap berhasil menangani Covid-19 dengan baik bahkan terbaik menurut Johns Hopkins University.
"Pada tanggal 12 September 2021 menyatakan, penanganan Covid-19 di Indonesia merupakan penanganan yang terbaik, di mana penurunan sangat cepat dalam waktu dua minggu," ungkapnya.
Baca Juga: Tinjau Vaksinasi, Kapolri Saksikan Gubernur Maluku Utara Divaksin Dosis Pertama
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli