Suara.com - Otak merupakan salah satu organ penting yang berperan dalam peradaban manusia. Otak manusia memiliki fungsi yang begitu menakjubkan. Dengan lebih dari 100 miliar sel saraf (neuron), organ ini mampu menjalankan berbagai fungsi tubuh.
Kemampuan otak manusia dalam membangun ide dan kreativitas menjadikan manusia berbeda dengan hewan. Merunut sejumlah fakta pada perjalanan sejarah dunia membuktikan, bahwa manusia dengan kemampuan berpikirnya mampu membangun peradaban. Salah satunya melalui perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kemampuan otak manusia ditentukan bukan semata-mata melalui jumlah sel saraf, tetapi melalui hubungan yang terbentuk antar sel saraf tersebut (sinaps). Semakin banyak sinaps yang terbentuk, maka semakin tinggi kapasitas otak dalam memproses informasi.
Sinaps otak bisa dipicu oleh berbagai aktivitas otak, diantaranya adalah belajar dan berpikir. Sebaliknya, sinaps otak juga bisa mengalami kerusakan akibat berbagai hal, diantaranya merokok dan penggunaan narkoba.
Oleh sebab itu, mengadakan pemutaran film 3D dan seminar edukasi kesehatan otak baru-baru ini.
"Pemutaran film ini dikemas dalam bentuk yang berbeda dan merupakan yang pertama kali di Palangka Raya. Kami berharap melalui pemutaran film ini, lebih banyak masyarakat mengetahui bahwa otak manusia memiliki fungsi yang menakjubkan dan bahwa banyak penyakit pada otak sebetulnya bisa disembuhkan atau dicegah," ujar dr. Kevin Chrisanta Budiyatno selaku Hospital Director Siloam Hospitals Palangka Raya dalam keterangannya, Senin (17/1/2022).
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan, sekaligus pimpinan tim bedah saraf Siloam Hospitals, Prof. Dr. Dr. dr. Eka Wahjoepramono, Sp.BS(K), Ph.D., ikut menghimbau agar pemutaran film dapat dijadikan acuan sebagai tolak ukur untuk meningkatkan kota Palangkaraya menjadi semakin lebih baik.
"Luaskan ilmu dengan bersekolah setinggi tingginya. Agar Kalimatan Tengah tumbuh dan semakin unggul dalam pembangunan.
"Tindakan bedah saraf yang ditampilkan dalam film ini merupakan tindakan yang sulit dan membutuhkan peralatan yang canggih. Peralatan bisa diadakan secara bertahap, tetapi tanpa ada manusia yang mampu mengerjakan, maka peralatan ini menjadi tidak ada fungsinya," ujar Prof. Dr. Dr. dr. Eka Wahjoepramono, Sp.BS(K), Ph.D saat menyampaikan narasi saat pemutaran film, Jumat (14/01/2022) di kota Palangkaraya.
Baca Juga: Ingin Membuat Pikiran Rileks? Coba Dengarkan Musik Ini
Prof Eka, layanan bedah saraf sudah tersedia di Siloam Hospitals Palangka Raya sejak 1,5 tahun yang lalu. Keberadaan layanan bedah saraf di Siloam Hospitals Palangka Raya memungkinkan untuk mengerjakan kasus-kasus yang sebelumnya terpaksa harus dirujuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
Terkini
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren
-
Bosan Liburan Gitu-Gitu Aja? Yuk, Ajak Si Kecil Jadi Peracik Teh Cilik!
-
Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol
-
Kabar Gembira! Kusta Akan Diskrining Gratis Bareng Cek Kesehatan Nasional, Ini Rencananya
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil