Suara.com - Berbagai jenis obat digunakan untuk mengobati sakit kepala migrain, tergantung pada tingkat rasa sakit yang Anda alami. Beberapa obat dapat mencegah migrain, sementara yang lain mengobati gejala saat ini. Berikut ini beberapa pilihan obat migrain yang bisa Anda pilih.
Diketahui, migrain adalah gangguan sakit kepala primer, di mana sakit kepala timbul secara independen dari penyakit atau penyakit lain. Berlangsung antara empat hingga 72 jam atau lebih, serangan migrain khas karena menyebabkan rentang gejala yang lebih luas daripada hanya sakit kepala.
Berikut Ini Obat Migrain
Seiring dengan membuat perubahan gaya hidup tertentu dan bekerja untuk mencegah paparan pemicu, obat-obatan memainkan peran sentral dalam manajemen migrain. Secara garis besar, obat untuk migrain dapat dibagi menjadi obat "profilaksis" yang mencegah dan meminimalkan serangan, dan obat "abortif", yang mengelola gejala setelah onset.
Adapun beberapa pilihan obat migrain yang bisa membantu meringankan gejala migrain pada diri Anda seperti berikut ini yang dilansir dari situs Very Well Health, Selasa (18/1/2022).
1. Beta-Blocker
Di antara obat yang paling banyak diresepkan untuk migrain adalah beta-blocker, yang juga digunakan untuk tekanan darah tinggi (hipertensi), aritmia jantung (detak jantung tidak teratur), dan masalah jantung atau sirkulasi lainnya. Yang paling umum dari ini adalah Tenormin (atenolol), Inderal LA (propranolol), atau Toprol XL (metoprolol), tetapi ada banyak lainnya.
2. Antidepresan trisiklik
Obat lainnya yang digunakan untuk mencegah migrain adalah antidepresan trisiklik. Selain itu, obat ini juga digunakan untuk mengobati depresi dan kecemasan, Elavil ( amitriptyline ), Pamelor (nortriptyline), dan Silenor (doxepin) sering dianggap sebagai pilihan.
Baca Juga: Pakistan Sebut Obat Herbal Asal China Ampuh Mengobati Pasien Covid-19 Ringan hingga Sedang
3. Obat antiepilepsi
Biasanya obat ini digunakan untuk mengobati kejang, namun obat antiepilepsi seperti Depakote ( asam valproat ) dan Topamax (topimate) juga dapat membantu mencegah timbulnya migrain.
4. Calcium Channel Blockers
Penghambat saluran kalsium biasanya digunakan untuk mengurangi tekanan darah. Namun, mereka juga dapat dipertimbangkan untuk migrain, meskipun bukti kemanjurannya beragam.
Pemblokir saluran kalsium verapamil , generik atau tersedia sebagai Calan atau Veralan, dianggap sebagai pengobatan off-label untuk kondisi ini.
Demikian informasi mengenai obat migrain. Jika Anda terserang migrain, penting untuk mengobatinya sesegera mungkin. Intervensi dini umumnya lebih baik untuk hasil keseluruhan dan mengurangi keparahan nyeri.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma