Health / konsultasi
Bimo Aria Fundrika
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Kasus virus corona varian omicron mulai mendominasi di berbagai negara. Bahkan, akibat penyebaran varian omicron, Brasl kini mencatat 135 ribu kasus Covid-19.

Sementara mereka juga mencatat 296 kematian akibat infeksi virus corona dalam 24 jam terakhir. Hal itu disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Brasil pada Minggu (23/1).

Dikutip dari ANTARA, lebih dari 24 juta kasus Covid-19 telah tercatat di Brasil sejak kasus infeksi virus corona terdeteksi di negara itu, dengan total 623.097 kematian, menurut data kementerian kesehatan negara itu.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) pada Rabu (19/1) menyatakan bahwa kasus infeksi virus corona di negara-negara di benua Amerika menyebar lebih aktif dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga: Jadi Syarat Mutlak Ke Tanah Suci, Binda Sulsel Gelar Vaksinasi Bagi Calon Jemaah Haji Dan Umroh

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

"Virus ini menyebar lebih aktif daripada sebelumnya," kata Direktur PAHO Carissa Etienne dalam sebuah pengarahan.

Karibia mengalami peningkatan kasus infeksi virus corona paling tajam selama pandemi yang telah berlangsung dua tahun, kata badan regional itu.

Sementara di Amerika Utara, Amerika Serikat dan Kanada terjadi lonjakan pasien Covid-19 yang dirawat inap.

Brasil juga mencatat angka kematian terkait Covid-19 tertinggi ketiga di dunia setelah AS dan Rusia, menurut hitungan Reuters.

Mengingat kurangnya pengujian, PAHO merekomendasikan agar negara-negara di Amerika memprioritaskan tes cepat antigen untuk orang dengan gejala Covid-19 dan yang berisiko menyebarkan virus.

Baca Juga: Omicron Melonjak, 5 Organisasi Profesi Medis Desak Pemerintah Evaluasi PTM 100 Persen: Siswa Berpotensi Komplikasi Berat

Meskipun lebih dari 60 persen orang di Amerika Latin dan Karibia telah sepenuhnya divaksin terhadap Covid-19, varian Omicron terus menyebar dengan cepat di semua wilayah, kata Manajer Insiden PAHO Sylvain Aldighieri.

Komentar