Suara.com - Seorang ahli bedah dari Prancis menghadapi tuntutan hukum atas tuduhan percobaan penjualan gambar atau hasil X-ray pasiennya ke orang lain.
Mulanya, seorang wanita asal Prancis sangat terkeju kalau ahli bedah yang menanganinya telah berusaha menjual hasil X-ray dari luka-lukanya secara online.
Seorang ahli bedah ortopedi senior di rumah sakit, Georges Pompidou di Paris terciduk menawarkan gambar atau hasil X-rray lengan bawah wanita tersebut, yang menunjukkan peluru Kalashnikov bersarang di dekat tulang.
Emmanuel Masmejean menghadapi tindakan hukum dan tuntutan disiplin, karena tidak meminta izin pasiennya untuk menyebarluaskan dan memperjualbelikan hasil X-ray wanita tersebut.
Rupanya, ia berpikir bahwa menceritakan kondisi pasiennya akan membuatnya banyak dikenal sehingga ia tak lagi mempertimbangkan kerahasiaan medis pasien yang perlu dijaga.
Bahkan dilansir dari The Guardian, ia pun meraup keuntungan yang lumayan dari menjual hasil X-ray pasiennya. Sebelumnya, pasiennya adalah korban penembakan dan serangan bom di ibu kota Prancis pada 2015 lalu, yang merenggut 130 nyawa.
Ia memperjualbelikan hasil X-ray pasiennya sebagai karya seni NFT. NFT (non-fungible token) adalah sertifikat kepemilikan yang unik dan bisa diterapkan pada kreasi digital apapun.
Karya seni itu hanya bisa dijual oleh pemilik NFT. Dalam bidang kesenian, hal ini memang cukup laris bila diperdagangkan.
Baca Juga: Selain Whole Genome Sequencing, Ini Cara Lain untuk Deteksi Virus Corona Varian Omicron
Berita Terkait
-
Cegah Masalah Tulang Belakang, Posisi Duduk Harus Ergonomis Saat Kerja dan Sekolah
-
Jalani Rontgen Tulang Belakang dan Fisioterapi, DJ Katty Butterfly Konsumsi Obat Eperisone dan Sincronik, Ada Apa?
-
Badan Regulator Obat Eropa: Masalah Radang Tulang Belakang Menjadi Efek Samping Lain dari Vaksin AstraZeneca
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI