Suara.com - Pengobatan endoskopi tulang belakang generasi ketiga, Biportal Endoscopic Spine Surgery atau BESS, disebut sebagai yang teranyar untuk mengobati saraf kejepit herniasi nukleus pulposus (HNP).
Bahkan keunggulan teknologi BESS disebut-sebut keberhasilannya mencapai lebih dari 90 persen, dan dapat menurunkan nyeri hebat saraf terjepit hingga ke tingkat 0.
Perlu diketahui, BESS bekerja minimal invasif atau bukan pembedahan terbuka, minim luka, dan proses yang cepat.
Saat HNP diatasi dengan BESS, dokter akan melepaskan jepitan saraf dan mengambil tonjolan bantalan tulang yang terjepit.
Selain itu, usut punya usut, BESS ternyata mampu mengatasi berbagai masalah tulang belakang lainnya. Termasuk mencegah lumpuh total akibat saraf kejepit, hingga atasi tulang patah karena pengeroposan tulang.
Hal ini dibenarkan oleh Spesialis Bedah Saraf RSU Bunda Jakarta, Dr.dr.M. Wawan Mulyawan, yang menjelaskan bahwa teknologi BESS bisa mencegah kelumpuhan akibat saraf kejepit.
Tapi supaya pencegahan kelumpuhan ini tercapai, pasien harus segera berkonsultasi dan mendapat penanganan dokter spesialis saraf saat timbul rasa nyeri teramat sangat seperti tertusuk benda tajam, tak tertahankan, hingga mengganggu aktivitas.
"Kalau sudah lumpuh total sampai kekuatannya 0 dan terjadi sudah tiga bulan lalu kekuatannya, itu sulit diperbaiki. Makanya jika ada timbul tanda nyeri segera datang ke dokter," ujar dr. Wawan dalam acara Diskusi Media, Brain and Spine Center, RSU Bunda Jakarta, Kamis (27/1/2022).
Dr. Wawan menambahkan bahwa BESS juga bisa mencegah punggung bungkuk akibat patah tulang karena tulang yang keropos. Pengeroposan tulang ini bisa disebabkan usia, atau karena adanya infeksi bakteri tuberkulosis yang memakan tulang.
Baca Juga: Kondisi Hanung Bramantyo Usai Operasi Saraf Kejepit Terungkap
"Bungkuk itu ada teknologi yang kita lakukan untuk hilangkan nyerinya, yaitu melonggarkan saraf dengan BESS, bisa tegak lagi, dengan operasi yang lebih advance (canggih) yang bisa kita kerjakan," jelasnya.
Adapun detail tindakan untuk mengatasi bungkuk karena tulang keropos, diatasi dengan cara hilangkan saraf kejepit dengan BESS. Sedangkan untuk tulang yang keropos, agar tegak kembali, secara khusus dokter akan memberikan suntikan semen tulang.
"Saya dan tim telah melakukan penelitian dari 120 tindakan BESS pada pasien yang mengalami nyeri akibat saraf terjepit, hasilnya menunjukkan 97 persen mengalami penurunan nyeri yang dinilai dengan VAS (Visual Analogue Scale). Yang tadinya nyeri di angka 6 hingga 9, menurun menjadi angka 0,” tutup dr. Wawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya