Suara.com - Seorang pria di India mengaku sembuh dari kelumpuhan yang diderita selama 4 tahun setelah menerima vaksin Covid-19. Menyadur NDTV Rabu (19/1/2022), Dularchand Munda kehilangan suara dan menjadi lumpuh setelah kecelakaan.
Keluarga pria 55 tahun asal Jharkhand ini mengatakan ia sudah menerima perawatan pasca kecelakaan, tapi anggota tubuhnya tak dapat bekerja. Suaranya juga hilang.
Kemudian, 'keajaiban' terjadi ketika ia menerima suntikan vaksin Covid-19 Covishield pada 4 Januari 2022. "Suara saya kembali dan kaki saya juga bergerak," katanya. Dia sendiri berdiri dan berjalan.
Pria dari desa Salgadih di Bokaro ini mengatakan pada hari Jumat, "Senang telah mengambil vaksin ini. Saya bisa menggerakkan kaki saya setelah mengambil vaksin pada 4 Januari."
Ahli Bedah Sipil Bokaro Dr Jitendra Kumar mengatakan dia terkejut dan telah meminta pembentukan tim medis untuk menganalisis riwayat medis kasus tersebut.
“Kaget melihat ini. Tapi perlu dipastikan oleh ilmuwan. Jika dia pulih dari kondisi medis yang tidak lebih dari beberapa hari, itu bisa dipahami tapi pulih secara tiba-tiba dari kondisi medis empat tahun. setelah vaksin, itu luar biasa".
Penanggung jawab Puskesmas Petarwar Albel Kerketta mengatakan itu akan jadi subjek penelitian.
"Informasi dan jawaban yang akurat akan tersedia dalam beberapa hari mendatang ketika dunia medis akan melakukan penelitian tentang penyakit Dularchand Munda dan pemulihannya", katanya.
Dr Albel Kerketta mengatakan bahwa vaksin itu diberikan oleh pekerja pusat Anganwadi pada 4 Januari kepada Dularchand Munda dan keluarganya. Sejak 5 Januari, tubuh Pak Munda yang tak bernyawa mulai bergerak.
Baca Juga: Amankah Kombinasi Vaksin Covishield dan Covaxin? Ini Temuan Peneliti!
Guru desa Raju Munda mengatakan, kejadian itu bukanlah sebuah keajaiban karena menurutnya, Dularchand telah menjalani pengobatan dengan biaya 4 lakh namun tidak membuahkan hasil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!
-
3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan
-
Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan
-
Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!
-
Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran
-
Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?
-
Ini Poin Jalan Buntu Perundingan Amerika Serikat dan Iran
-
Breakingnews! Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan Buntu
-
Berompi Oranye dan Tangan Terborgol, Bupati Tulungagung Tertunduk Lesu Usai Kena OTT KPK: Mohon Maaf
-
Negosiasi Iran dan AS di Islamabad Berlanjut, Delegasi Perpanjang Waktu Perundingan