Suara.com - Total kasus virus corona varian Omicron hingga Senin, (31/1/2022), telah mencapai 2.980 pasien. Jumlah kasus itu dipicu transmisi lokal maupun impor.
"Total kasus Omicron sejak Desember 2021 sampai hari ini berjumlah 2.980 kasus. Terdiri atas Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) 1.601 kasus dan non-PPLN 1.039 kasus," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi dikutip dari ANTARA.
Nadia mengatakan sebanyak 340 kasus di antaranya masih dalam penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui riwayat penularan kepada pasien. Total kasus itu didapat setelah menghimpun data dari 12 laboratorium genom sekuensing serta melalui proses tes PCR menggunakan metode S-Gene Target Failure (SGTF).
Meski gejala yang ditimbulkan Omicron umumnya bersifat ringan atau serupa influenza musiman, tapi masyarakat diimbau untuk proaktif melakukan tes Covid-19 di fasilitas kesehatan terdekat. Alasannya, Omicron juga dapat memicu kematian jika penanganannya terlambat.
Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah kasus kematian akibat Omicron hingga saat ini berjumlah lima jiwa. Sekitar 60 persen pasien meninggal belum memperoleh vaksin Covid-19 dosis lengkap, sebanyak 63 persen lainnya mengalami gejala sedang dan berat yang membutuhkan asupan oksigen.
Pasien Omicron yang dinyatakan meninggal dunia merupakan masyarakat dari kelompok lanjut usia dengan penyakit bawaan atau komorbid seperti gangguan jantung, ginjal, diabetes dan obesitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
Pilihan
Terkini
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar