Suara.com - Selangkangan termasuk area yang mudah lembab, sehingga mudah sebabkan gatal apabila kebersihannya tidak terjaga. Baik laki-laki maupun perempuan sama berisikonya alami gatal pada selangkangan.
Pada laki-laki, ruam atau gatal yang terasa di area selangkangan umumnya terjadi di sekitar paha bagian dalam dan kulit yang berdekatan, termasuk skrotum. Penyebabnya bisa karena keringat, gesekan kulit dengan kain, atau bisa juga sentuhan kulit dan kulit saling bergesekan (misal pada orang yang mengalami kegemukan).
Ruam yang muncul dapat memengaruhi, tidak hanya pangkal paha, tapi bisa melibatkan area kulit yang tumpang tindih, termasuk di sekitar anus dan lipatan kulit pada orang yang obesitas.
Dikutip dari situs Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski), jamur atau mikroorganisme biasanya jadi pemicu utama gatal pada area selangkangan.
Kondisi selangkangan pria yang gatal disebut dengan istilah medis tinea kruris. Kondisi itu disebabkan infeksi jamur pada kulit. Jamur mikroskopis hidup secara alami pada kulit serta pada rambut dan kuku.
Mikroorganisme itu biasanya tidak berbahaya, tapi bisa berkembang biak dengan cepat dan menyebabkan infeksi ketika mereka dibiarkan tumbuh subur di daerah yang hangat dan lembap. Inilah sebabnya mengapa ruam dan gatal biasanya lebih sering berkembang di kulit sekitar pangkal paha, paha bagian dalam, dan bokong. Tak jarang pula menyerang skrotum atau buah zakar.
Infeksi itu menyebabkan ruam yang sering gatal atau terlihat seperti luka bakar dan daerah yang terkena juga bisa merah atau bersisik. Meskipun sangat mengganggu, biasanya ini tergolong infeksi ringan. Mengobati dengan cepat akan meminimalkan gejala dan menjaga agar infeksi tidak menyebar.
Berikut beberapa gejala gatal di kemaluan karena infeksi jamur:
- Terdapat kemerahan di area yang terinfeksi
- Gatal terus menerus di daerah tersebut terutama bila berkeringat
- Terasa ada sensasi terbakar di area yang terinfeksi bila sering digaruk
- Kulit di area tersebut mengelupas, atau membelah
- Ruam memburuk saat berolahraga atau beraktivitas
- Terjadi perubahan warna kulit
- Ruam tidak membaik atau bahkan memburuk atau menyebar padahal sudah mendapatkan perawatan dengan krim hidrokortison (anti gatal)
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi gatal di daerah kemaluan. Berikut panduannya dari Perdoski:
Baca Juga: Muncul Bintik Merah di Selangkangan, Berbahaya atau Tidak Ya?
Pertolongan pertama untuk gatal di area selangkangan bisa dilakukan di rumah secara efektif. Caranya, oleskan krim antijamur yang biasa dijual bebas di apotek. Bisa juga yang berbentuk bedak atau spray.
Cuci daerah yang terkena secara menyeluruh dengan sabun dan air hangat.
Keringkan area yang terinfeksi secara menyeluruh setelah mandi dan berolahraga.
Ganti pakaian dan pakaian dalam setiap hari. Bila banyak berkeringat, boleh ganti beberapa kali dalam sehari.
Pakailah pakaian katun longgar.
Segera ke dokter bila gejala terus berlanjut padahal sudah dilakukan pertolongan pertama di rumah.
Berita Terkait
-
4 Rekomendasi Krim Pemutih Ketiak dan Selangkangan, Aman dan Terdaftar BPOM Harga Mulai Rp30 Ribu
-
Atasi Selangkangan Hitam dengan Krim Pemutih Aman: Review Pherini Armpit Brightening Cream
-
Benjolan di Selangkangan Anak? Waspadai Hernia Inguinal dan Pentingnya Deteksi Dini
-
8 Produk Pemutih Selangkangan Terbaik untuk Kulit Selangkangan Cerah dan Sehat
-
Kiky Saputri Sentil Selangkangan Hitam: Dosa Kalau Dipamerkan!
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang