Suara.com - Peradangan alias iritasi kulit bisa terjadi di mana saja, termasuk di daerah selangkangan. Salah satu cirinya adalah munculnya bintik merah.
Masalah ini dialami oleh seorang pria bernama Gamar, yang bertanya di forum kesehatan Smarterhealth.id.
"Dokter, di selangkangan saya muncul bintik-bintik merah, tapi tidak sakit atau gatal. Tidak berair dan hanya merah saja. Apa ini berbahaya dok?" tanyanya.
Menjawab pertanyaan itu, dr. Tan Wei Sheng dari Gleneagles Hospital Singapura mengatakan, bintik merah di selangkangan bisa disebabkan oleh peradangan folikel rambut yang disebut folikulitis.
"Kemungkinan bisa folikulitis atau peradangan folikel rambut, yang biasa muncul di selangkangan karena di sana terdapat beberapa folikel rambut," terang dr. Tan.
dr. Tan mengatakan folikulitis ini bisa disebabkan oleh bakteri penyebab peradangan akar rambut dan bisa diatasi dengan cairan antiseptik, salep atau minum antibiotik.
"Namun, tanpa pemeriksaan fisik, sulit untuk dipastikan, dan jika tidak kunjung hilang, Anda sebaiknya temui dokter untuk mendapat pemeriksaan," terangnya.
Sementara itu mengutip laman Hello Sehat, Folikulitis adalah penyakit kulit yang terjadi akibat peradangan pada folikel rambut. Kondisi ini biasanya ditandai dengan benjolan merah kecil dengan ujung putih berisi nanah.
Benjolan ini mungkin ada yang dangkal atau terasa dalam. Selain itu, penyakit pada kulit kepala ini dapat terjadi di tempat yang ditumbuhi rambut, termasuk dada, punggung, lengan, dan kaki. Jerawat dan jenisnya juga bagian dari folikulitis.
Baca Juga: Hanya Butuh 3 Rempah, Ini Cara Alami Atasi Gatal di Selangkangan ala Dokter Zaidul Akbar
Folikulitis tidak berbahaya, tetapi dapat menimbulkan gatal dan nyeri yang membuat Anda tidak nyaman. Pada kasus yang parah, masalah ini dapat menyebabkan rambut rontok dan bekas luka permanen.
Bila kondisinya ringan, gejala akan hilang beberapa hari setelah diobati dengan perawatan rumahan. Namun, peradangan folikel rambut yang lebih serius dan berulang memerlukan penanganan dari dokter kulit.
Berita Terkait
-
Kabar Duka Dokter Muda Tewas Akibat Campak: Bukan Sekadar Penyakit Anak-Anak!
-
4 Rekomendasi Krim Pemutih Ketiak dan Selangkangan, Aman dan Terdaftar BPOM Harga Mulai Rp30 Ribu
-
Atasi Selangkangan Hitam dengan Krim Pemutih Aman: Review Pherini Armpit Brightening Cream
-
Benjolan di Selangkangan Anak? Waspadai Hernia Inguinal dan Pentingnya Deteksi Dini
-
8 Produk Pemutih Selangkangan Terbaik untuk Kulit Selangkangan Cerah dan Sehat
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya