Suara.com - Di antara semua jenis kanker, kanker paru-paru adalah yang paling mematikan dan menyumbang sekitar 19 persen dari total kematian terkait kanker di seluruh dunia setiap tahunnya.
Pada tahap awal, biasanya sulit untuk mengidentifikasi tanda-tanda kanker paru-paru, karena ada beberapa ujung saraf di paru-paru yang memudahkan sel-sel kanker untuk tumbuh tanpa menimbulkan gejala apapun. Itu sebabnya, kanker paru seringkali tidak terdeteksi sampai kondisinya mencapai stadium lanjut.
Namun, ada beberapa gejala awal yang terlihat di awal, meski jarang disadari. Mengetahui gejala-gejala ini sangat penting bagi mereka yang rentan terhadap penyakit mematikan ini, dan dapat membantu Anda mendapatkan perawatan yang tepat sedini mungkin.
Ini dia lima gejala awal kanker paru-paru yang jarang diketahui, yang dilansir dari Times Of India.
1. Batuk Terus-Menerus
Seseorang mungkin mengalami batuk karena pilek atau flu. Namun pada kedua kondisi tersebut, batuk tidak berlangsung lebih dari sepuluh hari. Bagi mereka yang menderita kanker paru-paru, batuk bisa jadi gejala, di mana mereka mungkin batuk terus-menerus tanpa alasan apapun sepanjang tahun. Meskipun batuk adalah cara untuk menghentikan partikel asing memasuki saluran udara dan paru-paru, batuk kronis adalah tanda utama kanker paru-paru.
2. Sesak napas
Ketika sel-sel kanker mulai berkembang biak dengan kecepatan tinggi di paru-paru, mereka memblokir saluran udara atau mempersempitnya, sehingga mengurangi aliran udara ke paru-paru. Hal ini mempersulit orang tersebut untuk menghirup sejumlah udara yang diperlukan untuk diangkut ke seluruh bagian tubuh, membuat orang tersebut merasa terengah-engah, misal setelah menaiki tangga.
3. Suara serak
Baca Juga: Cegah Gangguan Pernapasan, Ini Kiat Denada Menjaga Kesehatan Paru
Kanker paru-paru juga dapat mengubah suara seseorang sehingga terdengar serak. Itu bisa terjadi seiring waktu. Jadi, jika Anda melihat ada perubahan pada suara Anda, lebih baik berkonsultasi dengan dokter sedini mungkin. Namun, kanker paru-paru bukan satu-satunya alasan suara Anda berubah. Jadi, jangan panik dulu, dan dapatkan diagnosis dari dokter untuk konfirmasi.
4. Sakit badan
Nyeri tubuh adalah masalah kesehatan umum yang sering kita abaikan. Ada banyak alasan mengapa tubuh terasa sakit, misal akibat duduk terlalu lama atau setelah sesi olahraga berat. Tapi, mereka yang menderita kanker paru-paru mungkin mengalami rasa sakit di dada, bahu, atau punggung.
5. Penurunan Berat Badan Dan Kelelahan
Penurunan berat badan sebanyak empat kilo atau lebih dalam waktu yang singkat, bisa menjadi indikasi masalah kesehatan, salah satunya adalah kanker paru-paru. Pertumbuhan sel kanker dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan, sehingga akhirnya menyebabkan penurunan berat badan. Selain penurunan berat badan, tanda gejala kanker paru-paru juga menyebabkan seseorang merasakan kelelahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia