Suara.com - Sejumlah penelitian telah menunjukkan dua suplemen penting untuk pria berusia di atas 50 tahun.
Salah satunya suplemen magnesium yang terlibat dalam ratusan proses biokimia di seluruh tubuh, termasuk produksi energi, kontrol tekanan darah dan perkembangan tulang yang sehat untuk pria berusia di atas 50 tahun.
Suplemen ini cukup penting untuk mengangkut kalsium dan kalium di seluruh perkembangan sel. Konsumsi suplemen magnesium di usia paruh baya bisa membantu melindungi tulang.
Suplemen mungkin memegang kunci untuk mengurangi tingkat penyebab kecacatan yang paling dapat dicegah pada orang paruh baya dan lanjut usia.
Mereka juga menemukan bahwa pria perlu mengonsumsi lebih banyak magnesium daripada wanita.
Dokter Setor Kunutsor, dari Universitas Bristol, mengatakan seiring bertambahnya usia, semakin sulit tubuh untuk menyerap magnesium. Tapi, kondisi ini tidak menunjukkan gejala apapun sampai mereka mengalami patah tulang.
Kebanyakan orang mendapatkan magnesium dari makanan yang biasanya ditemukan pada sayuran berdaun hijau, ikan, daging, susu, kacang-kacangan, beras merah dan roti gandum.
Tapi dilansir dari Express, suplemen dapat membantu orang dengan pola makan yang buruk atau terbatas. Setiap orang membutuhkan kalsium untuk menjaga tulang tetap kuat.
Suplemen ini sangat penting bagi lansia, di mana mineral bisa terlepas dari tulang. Seiring bertambahnya usia pria, lebih banyak keropos tulang yang terjadi daripada penumpukan tulang.
Baca Juga: Studi: Satu Tetes Virus Corona ke Hidung Bisa Buat Orang Sehat Jadi Sakit Covid-19
Lubang-lubang kecil di dalam tulang menjadi lebih besar dan lapisan luar yang padat menjadi lebih tipis.
Dalam kata lain, tulang akan menjadi kurang padat dan tulang keras menjadi lebih kenyal. Jika hilangnya kepadatan tulang ini terlalu jauh, itu dikenal sebagai osteoporosis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang