Suara.com - Burnout kerap disalahartikan sebagai respons stres. Padahal burnout merupakan sindrom yang berkembang sebagai respons dari kondisi kerja yang merugikan.
Burnout terjadi karena adanya tekanan pekerjaan yang terlalu banyak. Inilah yang membuat risiko burnout seseorang akan lebih tinggi, bahkan bisa berakhir depresi.
Masalah ini tentu menyebabkan seseorang mengalami kelelahan emosional, depersonalisasi, dan pencapaian yang kurang karena tekanan yang dirasakan.
Menurut Konsultan Dermatologis, Kosmetik dan Ahli Bedah Kulit The Esthetic Clinics, Dr. Rinky Kapoor, kelelahan merupakan perasaan terkuras dan berada di bawah tekanan konstan untuk waktu yang lebih lama.
Meski burnout terjadi secara perlahan, ia mengatakan gejala kondisi ini kerap sulit dikenali. Efek burnout dapat dilihat dari aspek kehidupan fisik, emosional, serta mental seseorang.
Sementara itu, ada tujuh tanda kelelahan yang dialami individu saat mereka mengalami burnout. Simak ulasannya berikut ini seperti yang dilansir dari HealthShots.
1. Hilang Minat
Tidak tertarik atau bersemangat tentang pekerjaan atau kehidupan keluarga. Individu yang mengalami burnout juga merasakan hidup tanpa tujuan.
2. Pelupa
Orang yang mengalami burnout juga kerap mudah berhenti berusaha dalam melakukan segala tugas. Mereka juga jadi sering menjadi pelupa.
3. Malas
Seorang yang mengalami burnout biasanya kurang memerhatikan kebutuhan dasar individu, seperti kebersihan pribadi, makan, kebersihan dan cara pakaian, dan kebutuhan medis lainnya.
Baca Juga: Awalnya Dikira Stres oleh Dokter, Ternyata Perubahan Menstruasi Wanita Ini Disebabkan Kanker Ovarium
4. Lelah
Mereka biasanya merasakan lelah yang berlebihan, bahkan saat melakukan aktivitas biasa seperti menyikat gigi atau melakukan tugas yang lebih besar.
5. Tak Bersemangat
Seseorang yang mengalami burnout biasanya mudah kelelahan yang tidak dapat dijelaskan, mudah marah, mati rasa, dan memiliki toleransi frustasi yang rendah.
6. Kewalahan
Tak hanya rasa lelah yang muncul, mereka yang mengalami burnout juga mudah merasa kewalahan dengan banyak hal di dunia. Merek juga jadi lebih mudah menangis.
7. Cepat Sakit
Pengidap burnout mudah menderita berbagai masalah kesehatan mulai dari sulit tidur, sakit kepala, kulit berjerawat, rambut rontok, nyeri dada, jantung berdebar, masalah pencernaan, dan ketegangan otot.
"Langkah pertama untuk mengatasi burnout adalah dengan mengenali gejalanya, dan berkonsultasi dengan dokter. Ingat, bahwa kelelahan lebih dari sekedar stres, dan jangan disamakan dengan penyakit mental," pungkas Dr. Rinky Kapoor.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial