Suara.com - IUD merupakan salah satu alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan. Hanya saja, banyak wanita belum paham mengenai prosedur pemasangan IUD.
Seorang bidan pun menunjukkan proses pemasangan IUD melalui unggahan TikTok. Ia menunjukkan hal-hal yang terjadi selama pemasangan IUD.
Dalam satu gerakan cepat, ia memasukkan IUD itu ke dalam rahim seorang wanita menggunakan sebuah tabung kecil.
Kemudian ia mendorong IUD itu keluar dari bagian atas tabung sambil menariknya ke bawah.
Saat IUD keluar, palang di bagian atas terbuka sehingga membentuk huruf T. Bidan melepaskan selang, meninggalkan tali yang menempel pada kumparan untuk dilepas.
Bidan itu pun menjelaskan bila pemasangan IUD sudah benar, maka alat kontrasepsi ini 99 persen efektif mencegah kehamilan.
Ia juga menegaskan bahwa IUD ini hanya bisa dilepas oleh seorang profesional. Setelah pelepasan IUD ini, seseorang memiliki peluang besar untuk hamil.
IUD ini mirip dengan kumparan, tapi bedanya adalah IUD melepaskan tembaga ke dalam rahim dan melepaskan hormon progesteron.
"Tembaga IUD ini mengubah lendir serviks agar membuat sperma lebih sulit mencapai sel telur dan bertahan hidup. Tembaga ini pula bisa menghentikan sel telur yang bisa dibuahi menanamkan dirinya sendiri," jelas bidan tersebut dikutip dari The Sun.
Baca Juga: Yuni Shara Akui Rutin Kumur Air Garam, Benarkah Bisa Lawan Virus Corona Covid-19?
Jika Anda memasang IUD usia 40 tahun atau lebih, IUD ini bisa dibiarkan sampai Anda mencapai menopause atau kondisi di mana Anda tidak bisa hamil lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!