Suara.com - Air kelapa menjadi salah satu minuman favorit masyarakat Indonesia. Bukan hanya mampu melepas dahaga, air kelapa juga sering kali dijadikan 'obat' dan minuman berenergi usai berolahraga.
Secara ilmiah, air kelapa terbukti mengandung elektrolit tinggi yang mampu mengembalikan cairan tubuh yang hilang setelah berolahraga maupun karena sakit, termasuk saat terinfeksi Covid-19.
Selain itu, air kelapa juga diperkaya dengan berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan.
"Air kelapa menyediakan banyak nutrisi dan elektrolit yang membantu pemulihan pasca infeksi atau setelah berolahraga. Air kelapa berlimpah dalam kandungan elektrolit terutama kalium. Juga terdapat kalsium, natrium dan magnesium," kata Pakar Nutrisi Dr. Rita Ramayulis, melalui rilis tertulisnya kepada Suara.com, Selasa (15/2/2022).
Ia menambahkan, elektrolit seperti kalium, magnesium, natrium dan kalsium memiliki peran penting dalam mempertahankan sistem kekebalan tubuh agar tetap kuat, juga mendukung semua aktivitas sel imunitas dalam melawan infeksi penyakit.
Dokter Rita menyampaikan bahwa dalam keadaan sehat, apalagi sakit, tubuh manusia perlu mendapatkan cukup elektrolit. Sebab, mencegah kekurangan elektrolit sangat penting untuk kesehatan sistem kekebalan tubuh yang baik.
"Elektrolit dalam air kelapa dapat membantu mengatur keseimbangan cairan, mencegah dehidrasi, bahkan memastikan fungsi otot yang tepat. Tentu saja, kita juga harus memastikan kecukupan karbohidrat dan protein pada saat terinfeksi. Selain itu, elektrolit ini juga baik juga dikonsumsi setelah berolahraga," ungkapnya.
Dokter Rita mengungkapkan, masih ada empat manfaat lain dari air kelapa untuk kesehatan tubuh. Di antarnya:
1. Dapat Mengurangi Tekanan Darah dan Risiko Stroke
Pisang terkenal karena jumlah kalium atau potasiumnya yang tinggi, tetapi satu cangkir air kelapa bisa mengandung lebih banyak kalium daripada pisang berukuran sedang.
Penelitian menunjukkan bahwa diet kaya kalium dapat membantu mendukung kesehatan jantung dengan mengurangi tekanan darah dan melindungi terhadap risiko stroke.
Baca Juga: Dorce Dimakamkan sebagai Lelaki, Tata Cara Sholat Jenazah Lelaki Menurut Hukum Islam
Melengkapi air kelapa dengan makanan kaya kalium lainnya dalam pola asupan nutrisi bisa bermanfaat untuk mendukung kesehatan jantung.
2. Dapat Mendukung Pencernaan yang Baik
Air kelapa mengandung magnesium dan mineral yang bantu menjaga segala sesuatunya tetap bergerak dan mencegah sembelit. Hidrasi yang memadai secara umum juga penting untuk bantu mengatur pergerakan usus.
3. Dapat Membantu Rehidrasi saat Sakit atau Setelah Vaksin
Saat sakit atau terinfeksi virus corona, tubuh bisa kehilangan sejumlah besar cairan akibat demam atau muntah dan diare. Dokter Rita mengatakan bahwa air kelapa dapat membantu status hidrasi dan menyeimbangkan elektrolit lebih baik daripada air mineral biasa.
Pada beberapa varian air kelapa bahkan sudah mengandung vitamin C dan D yang dapat memberikan dukungan kekebalan lebih baik. Selain itu, penting juga untuk memastikan tubuh terhidrasi dengan baik setelah melakukan vaksin, salah satunya bisa dilakukan dengan minum air kelapa.
4. Dapat Mengontrol Berat Badan
Hidrasi yang tepat sangat penting untuk memelihara setiap sel dalam tubuh dan mengoptimalkan tingkat metabolisme. Banyak orang salah mengira rasa haus sebagai rasa lapar, akibatnya makan berlebihan sehingga menyebabkan penambahan berat badan.
Meskipun air kelapa memiliki lebih banyak kalori daripada air biasa, namun secara substansial lebih rendah kalori daripada minuman lain seperti soda, jus ataupun minuman bergula lainnya.
Proses sederhana mengganti minuman manis dengan air kelapa dapat jadi solusi untuk mengurangi kalori selama seminggu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak