Suara.com - Pelumas vagina alami sebagian besar didorong oleh hormon estrogen dan memainkan peran penting dalam berhubungan seksual serta kesehatan vagina.
Ketika kadar estrogen rendah, jaringan vagina bisa menjadi tipis dan kering. Kondisi ini bisa membuat berhubungan seksual menjadi menyakitkan.
Anda memang dapat menggunakan produk pelumas untuk mengatasi kekeringan pada vagina, tetapi beberapa pelumas justru bisa menyebabkan kekeringan. Jadi, penting untuk mencari pelumas yang bisa meningkatkan hidrasi vagina.
Pilihan lainnya adalah meminum vitamin dan suplemen yang dapat membantu meningkatkan lubrikasi secara alami dengan menaikkan produksi estrogen.
Apa penyebab kekeringan vagina?
Berdasarkan Insider, semua kelompok umur dapat mengalami kekeringan vagina, tetapi lebih sering terjadi pada wanita yang menopause.
Di lain itu, kekeringan vagina dapat disebabkan oleh:
- Fluktuasi hormon karena siklus menstruasi, persalinan, dan menyusui
- Kemoterapi
- Obat jerawat
- Kontrasepsi hormonal
- Gangguan autoimun tertentu seperti Sindrom Sjogren
- Ketidakseimbangan asupan makanan
Wanita yang mengalami kekeringan vagina harus diatasi sesegera mungkin.
"Jika Anda membiarkan kekerangan dan penipisan vagina terjadi cukup lama, terkadang akan lebih sulit mengatasinya," jelas obgyn di Northwell Health System, New York, Anita Sadaty.
Baca Juga: Membersihkan Vagina Tidak Boleh Sembarangan, Terlebih Jika Melakukan Douche!
Bahkan, ia melanjutkan, bisa saja sulit untuk kembali dalam kondisi semula.
Berita Terkait
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung