Suara.com - Banyak perempuan mengalami masalah dengan vagina atau organ intimnya. Salah satu masalah yang kerap muncul ialah vagina kering.
Ada banyak faktor yang membuat vagina kering. Dilansir dari Healthots, Dr Aruna Kalra, direktur, kebidanan & ginekologi, Rumah Sakit CK Birla, Gurugram, mengatakan bahwa seseorang mungkin mengalami gatal-gatal, terbakar, kemerahan, ketidaknyamanan pada vagina, beberapa jenis gejala kencing seperti frekuensi buang air kecil atau urgensi buang air kecil atau dan bahkan hubungan seksual yang sangat sulit, hubungan seksual yang menyakitkan, dispareunia jika vagina kering.
"Jadi, begitu kita mengetahui penyebab kekeringan pada vagina, kita dapat menghilangkan penyebabnya dan itu akan menjadi lebih baik, ”kata Dr Aruna Kalra, direktur, kebidanan & ginekologi, Rumah Sakit CK Birla, Gurugram.
Untuk tahu lebih lanjut, berikut ini sejumlah penyebab vagina kering.
1. Kekurangan estrogen atau kekurangan hormon
Salah satu penyebab paling umum dari kekeringan vagina adalah penurunan kadar estrogen. Tapi apa yang bisa menyebabkan kekurangan hormon (kadar estrogen rendah)? Dr Kalra mengatakan, “Itu bisa terjadi setelah melahirkan, selama menyusui. I
ni juga dapat terjadi pada seseorang yang menjalani radioterapi atau kemoterapi untuk beberapa jenis kanker. Selain itu, pada mereka yang pascamenopause dan menopause setelah ovarium diangkat melalui pembedahan. Itulah beberapa penyebab di balik kekurangan hormon.”
2. Pil KB hormonal
Kekeringan vagina bisa menjadi efek samping hormonal dari beberapa metode pengendalian kelahiran seperti pil KB hormonal yang mengandung hormon estrogen atau progesteron.
Baca Juga: Tuduh Berselingkuh, Seorang Suami di India Tega Jahit Kemaluan Istri
Itu terjadi karena pil KB menurunkan kadar testosteron wanita yang diproduksi oleh ovarium, yang menyebabkan kekeringan pada vagina.
3. Penggunaan beberapa jenis obat-obatan
“Beberapa jenis obat juga menyebabkan kekeringan pada vagina. Jika Anda menggunakan krim anti-estrogen untuk fibroid rahim, untuk endometriosis, atau jika Anda menggunakan obat anti-alergi untuk pilek, Anda dapat mengalami kekeringan pada vagina. Kekeringan pada vagina juga dapat disebabkan oleh banyak obat lain seperti antidepresan,” kata Dr Kalra.
Kekeringan vagina juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan di daerah panggul dan vagina. Bahkan, itu dapat menyebabkan hal-hal berikut:
- Sensasi terbakar atau gatal-gatal
- Penyakit kehilangan minat dalam hubungan seksual
- Pendarahan ringan setelah hubungan seksual
- Infeksi saluran kemih
Nyeri saat berhubungan seksual
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak