Suara.com - Kualitas tidur yang baik sangat mempengaruhi kondisi kesehatan seseorang. Jika Anda kesulitan tidur atau insomnia selama kurang dari 3 bulan, kondisi tersebut disebut insomnia jangka pendek.
Sedangkan, insomnia yang berlangsung selama lebih 3 bulan atau lebih disebut sebagai insomnia jangka panjang. Bagi sebagian besar orang, masalah tidur ini bisa teratasi sendiri dalam waktu sekitar 1 bulan.
NHS mengatakan setiap orang membutuhkan waktu tidur dan cara tidur yang berbeda-beda dan berubah seiring bertambahnya usia.
Rata-rata orang dewasa membutuhkan 7 hingga 9 jam tidur dan anak-anak membutuhkan 9 hingga 13 jam untuk tidur. Sedangkan, balita dan bayi membutuhkan 12 hingga 17 jam tidur setiap harinya.
Penderita insomnia secara teratur akan merasa kesulitan untuk tidur dan bisa terbangun beberapa kali di malam hari.
"Kebanyakan orang pasti pernah mengalami masalah tidur sepanjang hidupnya," kata NHS dikutip dari Express.
B-Well CBD menemukan cara paling populer untuk membantu Anda mendapatkan tidur malam yang nyenyak. Mereka juga membagikan temuan dan tips terbaiknya.
Menurut mereka, pisang yang mengandung magnesium dan potasium bisa membantu pikiran dan otot rileks. Makan pisang sebelum tidur bisa membantu merangsang produksi hormon-hormon utama yang menenangkan otak dan menghasilkan energi.
Sleep Charity mengatakan tidur malam yang nyenyak bisa dipengaruhi oleh apa yang Anda makan beberapa jam sebelum waktu tidur.
Baca Juga: Temuan Baru: Virus Corona Bisa Bertahan di Udara Selama 30 Menit dan Menyebar Sejauh 60 Meter
"Makanan tertentu bisa menenangkan otak dan membantu meningkatkan kualitas tidur. Sehingga, konsumsi makanan yang benar di malam hari merupakan kunci utama dari tidur yang nyenyak," kata Sleep Charity.
Pisang adalah sumber magnesium dan potasium yang sangat baik yang membantu mengendurkan otot-otot yang tertekan dan menjadikannya camilan ideal sebelum tidur.
Pisang juga mengandung triptofan yang sangat penting untuk merangsang produksi hormon penenang otak utama itu. Anda bisa mengonsumsinya secara utuh atau diolah menjadi smoothie.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang