Suara.com - Kasus omicron membuat kewaspadaan masyarakat terhadap penularan covid-19 naik lagi. Hal ini memicu keingintahuan infeksi omicron berapa lama karena orang-orang merasa harus waspada terhadap kemungkinan risiko tertular.
Orang-orang pasti tidak ingin ketularan sampai aktivitas mereka terhambat hingga terdampak. Oleh karena itu, berkaitan dengan pertanyaan infeksi omicron berapa lama, Suara.com mencoba mencari penjelasannya dari para ahli sebagai berikut.
Dilansir dari thesun.co.uk, suntikan booster sangat penting untuk perlindungan terhadap Omicron dan mengurangi risiko rawat inap. Data telah menunjukkan bahwa kebanyakan orang yang menderita Omicron akan pulih dalam waktu kurang dari seminggu.
Menurut Zoe COVID Symptom Study, 70 persen pasien sembuh dari gejala Omicron dalam tujuh hari. Meskipun demikian, kemungkinan durasi infeksi omicron lebih lama tetap bisa terjadi, terutama jika pasien belum pernah divaksin. Sampai sekarang, kesembuhan pasien sebagian besar berkat vaksin yang telah membantu meredam keparahan penyakit.
Sementara dari the-sun.com, infeksi omicron berapa lama dijabarkan mulai dari tahapan infeksi virus di dalam tubuh. Ada lima tahap infeksi Omicron, dijelaskan sebagai berikut:
1. Tahap pertama, kontak dengan orang yang terinfeksi
Anda tidak akan tahu kapan Anda telah berkontak dengan orang yang terinfeksi. Jika Anda pernah menghabiskan banyak waktu di dalam ruangan tanpa ventilasi. Ada kemungkinan besar Anda akan terinfeksi dari sana.
2. Tahap dua, sekitar dua atau tiga hari tanpa gejala yang muncul.
Omicron dianggap jauh lebih cepat bekerja daripada Delta atau Alpha - sehingga Anda mungkin akan melihat gejala lebih cepat, sekitar dua hari setelah kontak dengan orang yang terinfeksi.
Baca Juga: Daftar Gejala Omicron di Fase Awal, Jangan Anggap Gampang Penyakitnya
3. Tahap tiga, gejala awal omicron mulai muncul
Ingat bahwa masing-masing orang bisa mengalami gejala awal yang berbeda. Meskipun demikian, sakit punggung bawah, muncul keringat malam, dan tenggorokan gatal menjadi gejala awal mulai terinfeksi omicron. Gejala omicron lainnya misalnya sakit kepala, nyeri otot, pilek, bersin, mual, dan kehilangan nafsu makan.
4. Tahap empat, Lakukan tes PCR
Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera laksanakan tes PCR untuk memastikan.
5. Tahap lima, isolasi
Jika hasil tes Anda menyatakan hasil positif, maka lakukan isolasi. Anda harus tinggal di dalam rumah selama tujuh - sepuluh hari. Setelah tujuh hari, laksanakan kembali tes PCR untuk memastikan keadaan Anda.
Demikian penjelasan singkat terkait dengan infeksi omicron berapa lama di dalam tubuh.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak