Suara.com - Refluks asam atau asam lambung salah satu masalah kesehatan terkait maag yang tidak ada hubungannya dengan jantung.
Asam lambung adalah kondisi yang disebabkan oleh asam lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan sensasi terbakar tidak menyenangkan di dada.
Asam lambung pastinya bisa diobati, tetapi ada juga beberapa perubahan gaya hidup yang bisa dilakukan untuk meringankan gejalanya dan mencegahnya.
Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa cara alami untuk membantu mengatasi asam lambung.
1. Makan pisang matang
Selain meningkatkan kadar gula darah Anda dan membantu Anda menjaga berat badan Anda terkendali, pisang dapat membantu mengatasi maag yang menyakitkan.
Pisang mengandung potasium tinggi yang bisa melapisi lapisan perut, membantu meringankan dan mencegah gejala refluks asam yang tidak menyenangkan. Tapi, pastikan Anda makan pisang yang sudah matang agar tidak memicu mulas.
2. Kenakan pakaian longgar
Jika Anda menderita sakit maag, lebih baik tinggalkan rok pensil ketat Anda dan pilih pakaian yang lebih longgar dan nyaman.
Baca Juga: Sakit Bukan Penghalang Untuk Olahraga, Ini Manfaat Zumba Bagi Pasien Kanker
Semua jenis pakaian yang menekan perut dapat memperburuk gejala asam lambung. Meskipun Anda belum pernah mengalami sensasi terbakar di dada, Anda tetap berisiko mengalaminya saat pakai pakaian ketat.
3. Posisi tidur
Bila Anda rentan menderita maag, Anda juga harus memperhatikan posisi tidur. Jika Anda terbiasa tidur miring ke kanan, mungkin itu salah satu penyebab Anda mengalami sakit maag yang mengganggu.
Karena, tidur miring ke kanan melemaskan otot yang menghubungkan perut dan kerongkongan dan seharusnya bertahan melawan refluks.
4. Mengunyah permen karet
Mengunyah permen karet membuat napas Anda segar lebih lama dan meningkatkan daya ingat. Selain itu, mengunyah permen karet juga menetralkan asam di perut Anda dan mencegah rasa panas pada refluks.
Berita Terkait
-
Ironi, 6 Fakta Penemuan Jasad AM, Gadis 14 Tahun yang Dibunuh dan Jasadnya Disetubuhi Lalu Dikubur di Kebun Pisang Kukar
-
Tragis! Kapolsek Samboja AKP Adyama Baruna Pratama Beberkan Kronologi Pembunuhan AM di Perkebunan Pisang Kukar
-
Tega! Gadis 14 Tahun Dibunuh, Jasadnya Disetubuhi, Lalu Dikubur di Tanah Berlumpur di Perkebunan Pisang Kukar
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?