Suara.com - Bau mulut biasanya bukan masalah serius, tetapi cukup mengganggu penampilan dan menurunkan kepercayaan diri. Kondisi ini disebabkan oleh bakteri yang menumpuk di dalam mulut.
Bau mulut dihasilkan ketika bakteri memecah gula dan pati dalam makanan yang kita makan. Meskipun solusi terbaik untuk menghilangkan masalah bau mulut adalah rutin melakukan pemeriksaan gigi.
Beberapa pengobatan yang sudah teruji juga bisa membantu menghilangkan masalah bau mulut. Dalam beberapa kasus, ini juga dapat menunjukkan masalah gigi yang serius seperti penyakit gusi atau kerusakan gigi.
Berikut ini dilansir dari Times of India, beberapa 4 bahan alami yang bisa membantu mengatasi bau mulut.
1. Cengkeh
cengkeh adalah bahan dapur yang bisa membantu menghilangkan masalah bau mulut dan gusi bengkak.
Sifat antibakterinya mengurangi jumlah bakteri di mulut dan mengurangi risiko masalah gigi lainnya seperti pendarahan dan kerusakan gigi.
Anda cukup memasukkan beberapa potong cengkeh ke dalam mulut dan mengunyahnya untuk menghilangkan masalah bau mulut.
2. Air
Baca Juga: Sakit perut Biasa atau Akibat Virus Corona Covid-19, Ini Bedanya!
Kurangnya asupan air dalam sehari juga bisa menyebabkan bau mulut. Air membantu mengeluarkan bakteri dari mulut dan encegahnya berkembang biak di dalam mulut.
Minum air dalam jumlah cukup juga membantu menjaga napas Anda tetap segar. Jika Anda memiliki masalah bau mulut, minumlah banyak air setiap hari. Anda juga bisa memeras setengah lemon ke dalam air untuk membuat bau napas Anda menyegarkan.
3. Madu dan kayu manis
Kulit kayu manis yang rasanya manis juga dapat membantu Anda menyingkirkan masalah bau mulut. ama seperti cengkeh, kayu manis juga mengandung sifat antibakteri yang dapat mengurangi pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.
Anda hanya perlu menyimpan sepotong kecil kulit kayu manis di mulut Anda selama beberapa menit dan kemudian Anda bisa membuangnya.
4. Kumur air garam
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?