Suara.com - Saat ini hasil penelitian enam vaksin booster telah dikonfirmasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia (BPOM) dan Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI). Hingga sekarang ada 6 vaksin booster yang disetujui di Indonesia.
Melansir dari situs Setkab, Selasa (2/3/2022), BPOM telah mengeluarkan Emergency Use Authorization (EUA), yang mana ada 6 jenis vaksin booster yang disetujui di Indonesia. Adapun 6 vaksin booster tersebut yakni sebagai berikut:
- Vaksin CoronaVac atau Bio Farma COVID-19
- Vaksin Comirnaty by Pfizer
- Vaksin AstraZeneca (Vaxzevria dan Kconecavac)
- Vaksin Moderna
- Vaksin Zifivax
- Vaksin Sinopharm
Menkeu menjelaskan bahwa vaksin booster dengan masing-masing setengah dosis vaksin Pfizer dan vaksin AstraZeneca akan diberikan kepada orang yang menerima vaksin Sinovac sebagai seri primer lengkap, sedangkan setengah dosis vaksin Moderna akan diberikan kepada mereka yang menerima vaksin AstraZeneca sebagai seri primer yang lengkap.
"Vaksin booster kombinasi awal ini akan kami berikan berdasarkan ketersediaan vaksin yang ada dan juga hasil penelitian yang telah disetujui oleh BPOM dan ITAGI, yang nantinya dapat berkembang tergantung dari hasil penelitian baru dan ketersediaan vaksin yang sudah ada," tutur Budi Gunadi Sadikin selaku Menteri Kesehatan dalam Keterangan Pers.
Dalam kesempatan itu, Menkeu juga menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga akan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan milik negara, seperti Puskesmas, Rumah Sakit Pemerintah, dan Rumah Sakit Pemerintah Daerah.
Pemerintah juga akan terus menjalin kerjasama dengan pihak swasta melalui program vaksinasi gotong royong.
"Kami juga menjaga gotong royong program vaksinasi yang sudah berjalan. Vaksin ini gratis untuk masyarakat dengan berbagai jenis vaksin yang diberikan dalam program Pemerintah," ujarnya lagi
Menutup keterangan persnya, Menkeu berharap dengan dimulainya program vaksinasi dosis ketiga, masyarakat Indonesia dapat terlindungi dari kemungkinan gelombang COVID-19 lagi.
Menkeu juga menyampaikan, semoga program ini dapat membuat masyarakat Indonesia lebih sehat dan kuat dalam menghadapi potensi gelombang baru COVID-19.
Baca Juga: Vaksinasi Booster Dikebut, Pemkot Jogja Mulai Terapkan Minimal Interval 3 Bulan untuk Warga
Demikian informasi mengenai 6 vaksin booster yang disetujui di Indonesia. Bagi yang belum vaksin segera vaksin. Bagi yang sudah vaksin 1 dan 2, segera lakukan vaksin booster di layanan kesehatan.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan