Suara.com - Covid-19 bisa menimbulkan gejala yang bervariasi pada setiap orang. Bahkan, gejala tersebut dpaat bertahan dalam jangka panjang.
Tingkat keparahannya pun berbeda pada setiap orang, dan itu tergantung pada kekebalan masing-masing.
Salah satu gejala yang muncul bisa terlihat di lidah. Bagaimana tandanya?
Benjolan dan pembengkakan di permukaan lidah merupakan tanda dari 'lidah Covid'. Selain itu, biasanya terdapat bercak putih yang tidak rata.
Beberapa orang memiliki lesi di lidah, lapor Times of India.
Sebuah studi tahun 2021 menemukan bahwa Covid-19 juga bermanifestasi di rongga mulut. Paling umum adalah papilitis lingual berbentuk U, glositis dengan depapilasi yang tidak merata, dan sindrom mulut terbakar.
Apa penyebab lidah Covid?
Para ahli mengatakan sariawan dapat menjadi alasan di balik lidah Covid. Sariawan merupakan jamur yang dapat disebabkan oleh virus corona atau beberapa obat yang digunakan untuk mengobati infeksi tersebut.
Pembengkakan di lidah Covid disebabkan oleh reseptor Angiotensin-converting enzyme 2 (ACE) di lidah. Reseptor ACE adalah protein yang diikat virus corona untuk masuk ke dalam tubuh.
Baca Juga: Wagub DKI Harap Kasus Covid-19 Tak Kembali Meroket Pasca Long Weekend
Alasan lain untuk lidah Covid adalah mulut kering. Karena COVID-19, kelenjar ludah mulut mengeluarkan lebih sedikit air liur yang menyebabkan kekeringan di mulut. Mulut kering adalah tempat berkembang biaknya sejumlah penyakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya